Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA berkekuatan 6,6 Skala Richter, kemarin, mengguncang timur laut Afghanistan.
Gempa juga dirasakan di Pakistan dan India.
Menurut lembaga geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa berada di kedalaman 210 kilometer (130 mil) dan berjarak 282 km timur laut Kabul.
Lokasi itu berada di Pegunungan Hindu Kush, yang menurut USGS merupakan area paling rentan bencana di dunia, terutama gempa.
Sejauh ini tidak dilaporkan adanya kerusakan maupun korban jiwa.
Namun, di Kabul (Ibu kota Afghanistan) dan Islamabad (Ibu Kota Pakistan) warga sempat berhamburan meninggalkan rumah mereka.
Di sejumlah apartemen, warga bahkan harus dibantu evakuasi.
Gempa yang terjadi pada pukul 14.58 itu juga dirasakan di New Delhi, India.
Sejumlah gedung di kota itu berguncang.
Gempa juga sempat menghentikan kereta metro beberapa saat.
Di bagian wilayah Kashmir, warga juga berhamburan meninggalkan rumah.
"Orang-orang kini berkerumun di jalan, kami tidak tahu kapan mereka berani kembali ke dalam," ujar seorang warga di Srinagar, kota terbesar di provinsi Kashmir, seperti diwartakan AFP.
Pada akhir Oktober tahun lalu, gempa berkekuatan 7,5 SR mengguncang Pakistan dan Afghanistan menewaskan sedikitnya 400 orang dan merobohkan sejumlah bangunan.
Kala itu, pusat gempa juga berada di Pegunungan Hindu Kush yang merupakan bagian dari lempeng Eurasia.
Di lempeng inilah pernah terjadi gempa besar di Nepal pada April dan Mei tahun lalu yang menewaskan ratusan orang dan membuat sebagian dinding Pegunungan Everest longsor. (AFP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved