Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Italia menangkap seorang warga negara Aljazair bernama Djamal Addine Ouali, 40.
Pria itu diduga terlibat aksi pengeboman di Brussels, Belgia, Sabtu (26/3).
Ouali masuk daftar orang yang dicari aparat Belgia sejak 6 Februari 2016.
Ia diduga memalsukan dokumen identitas yang digunakan pelaku bom Paris, Prancis, dan Brussels, Belgia.
Ouali ditangkap di Kota Bellizzi, Italia, dalam operasi kerja sama antara pasukan antiteroris dan polisi operasi khusus Roma.
Media lokal AGI melaporkan Ouali diduga seorang anggota jaringan kriminal yang memproduksi dokumen palsu untuk imigrasi ilegal.
Sementara itu, kemarin, aparat Belgia kembali menangkap seorang pria dengan nama Abderamane A yang diduga terlibat serangan Paris.
Ia ditembak kakinya saat sedang berdiri di halte trem di Distrik Schaerbeek, Brussels.
Sehari sebelumnya, pria bernama Rabah N juga ditangkap aparat Belgia.
Pria itu diduga terkait dengan jaringan teroris yang menyerang Paris.
Pria lain yang bernama Reda Kriket juga ditangkap di Paris, Kamis (24/3).
Pusat Krisis Belgia kemarin merevisi jumlah korban tewas dalam serangan di Bandara Brussels dan stasiun kereta.
Semula korban tewas dilaporkan 31 orang, kemudian direvisi menjadi 28 orang.
"Korban yang tercatat 28 orang tewas dalam dua serangan tersebut," kata Benoit Ramacker, juru bicara Pusat Krisis Belgia.(AFP/Aya/I-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved