Senin 23 November 2020, 01:35 WIB

Moderna Tetapkan Harga Vaksin Covid-19 US$25

Moderna Tetapkan Harga Vaksin Covid-19 US$25

AFP
CEO Moderna Stephane Bancel

 

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan vaksinnya untuk virus korona akan diberi harga antara US$25 dan US$37 per dosis, tergantung pada jumlah yang dipesan pemerintah.

Kandidat vaksin tersebut ditemukan 94,5% efektif melawan virus selama uji coba fase ketiga. “Karena itu, biaya vaksin kami hampir sama dengan suntikan flu, yaitu antara US$10 dan US$50,” kata Bancel kepada mingguan Jerman, Welt am Sonntag.

Itu terjadi sehari setelah seorang pejabat tidak diketahui namanya dari Uni Eropa mengatakan Komisi Eropa ingin mencapai kesepakatan dengan Moderna untuk penyediaan jutaan dosis kandidat vaksin covid-19 dengan harga di bawah US$25 per dosis.

Negara-negara, seperti Inggris, AS, Prancis, dan Jerman telah banyak dikritik karena secara langsung menegosiasikan kesepakatan dengan perusahaan farmasi untuk mendapatkan miliaran dosis, yang berarti mayoritas pasokan vaksin dunia tahun depan sudah dipesan.

Bancel mengatakan sejauh ini belum ada kesepakatan yang ditandatangani antara Moderna dan negara-negara tersebut. “Tapi kami hampir mencapai kesepakatan dengan Komisi Uni Eropa,” katanya.

Pada 16 November, Moderna melaporkan selama studi fase ketiga, kandidat vaksinnya, mRNA-1273, yang melibatkan 30 ribu peserta
dewasa AS, hanya 5 dari 95 kasus covid-19 terjadi di antara mereka yang divaksinasi, sedangkan 90 infeksi diidentifikasi pada kelompok plasebo. Itu sesuai dengan kemanjuran 94,5%.

Tak satu pun dari pasien yang terinfeksi yang menerima vaksin mengembangkan covid-19 yang parah, sedangkan 12% dari mereka yang menerima plasebo mengalaminya.

Namun, masih belum jelas berapa lama kekebalan terhadap infeksi tersebut akan bertahan karena peserta perlu dipantau lebih lama, juga belum ada data tentang kemanjuran vaksin pada kelompok usia yang lebih tua, yang paling rentan.

Namun, Chief Medical Officer di Moderna Tal Zaks mengatakan data mereka menunjukkan vaksin tampaknya tidak kehilangan kemanjurannya seiring bertambahnya usia.

Selain Moderna, hasil sementara dari Pfizer yang dirilis pada minggu lalu, menunjukkan vaksinnya mengurangi kasus covid-19 dengan kemanjuran 90%.

Pfizer, yang telah menyelesaikan uji cobanya, mengajukan permohonan pada Jumat untuk otorisasi penggunaan darurat vaksin tersebut. Kandidat vaksin lain yang dikembangkan Universitas Oxford dan Astrazeneca telah menghasilkan respons imun yang kuat pada orang dewasa yang lebih tua dalam uji coba tahap kedua. (Nur/Scroll.in/I-1)

Baca Juga

AFP/Mahmud Hams.

Israel tidak akan Selidiki Pembunuhan Jurnalis Palestina-Amerika

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 22:02 WIB
Divisi Investigasi Kriminal Polisi Militer tentara Israel, yang dikenal dengan bahasa Ibraninya, Metzah, tidak berencana menyelidiki...
AFP/Ahmad Gharabli.

Anggota Knesset Mundur, Pemerintah Israel Kini Minoritas dalam Parlemen

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 21:17 WIB
Menyetujui mosi untuk membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan baru membutuhkan 61...
AFP/Abbas Momani.

Mahasiswa Hamas Rayakan Kemenangan Jajak Pendapat Universitas Tepi Barat

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 20:35 WIB
Blok Islam Al Wafaa Hamas memenangkan 28 dari 51 kursi di dewan mahasiswa di Universitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya