Senin 16 November 2020, 23:20 WIB

Moderna Inc Klaim Vaksin Covid-19 Buatannya 94,5% Efektif

Mediaindonesia.com | Internasional
Moderna Inc Klaim Vaksin Covid-19 Buatannya 94,5% Efektif

AFP/Mladen Antonov
Pengembangan Vaksin Covid-19.

 

Moderna Inc, Senin (16/11), mengeklaim vaksin eksperimental yang dikembangkannya 94,5 persen efektif untuk mencegah covid-19 berdasarkan data sementara dari uji coba tahap akhir.

Moderna menjadi perusahaan pembuat obat kedua asal Amerika Serikat yang melaporkan hasil uji coba vaksin yang jauh melebihi harapan.

"Kami akan memiliki vaksin yang dapat menghentikan covid-19," kata Presiden Moderna Stephen Hoge dalam wawancara telepon.

Analisis sementara Moderna didasarkan pada 95 infeksi di antara peserta uji coba yang menerima plasebo atau vaksin. Dari jumlah tersebut, hanya lima infeksi terjadi pada mereka yang menerima vaksin, yang diberikan dalam dua suntikan dengan selang waktu 28 hari.

"Memiliki lebih dari satu sumber vaksin yang efektif akan meningkatkan pasokan global dan, dengan keberuntungan, membantu kita semua untuk kembali ke keadaan normal sekitar tahun 2021," kata Eleanor Riley, profesor imunologi dan penyakit menular di Universitas Edinburgh.

Moderna berharap memiliki cukup data keamanan yang diperlukan untuk mendapatkan otorisasi AS sekitar minggu depan dan perusahaan berharap untuk mengajukan otorisasi penggunaan darurat (EUA) dalam beberapa minggu mendatang.

Bersama vaksin Pfizer Inc, yang juga lebih dari 90 persen efektif, dan menunggu lebih banyak data keamanan dan tinjauan peraturan, AS kemungkinan sudah akan memiliki dua vaksin yang disahkan untuk penggunaan darurat pada Desember, dengan sebanyak 60 juta dosis vaksin tersedia tahun ini.

Tahun depan, pemerintah AS kemungkinan bisa memiliki persediaan satu miliar dosis, itu baru dari dua produsen vaksin. Jumlah tersebut lebih dari yang dibutuhkan bagi 330 juta penduduk di negara itu.

Kedua vaksin covid-19 itu, yang sama-sama dikembangkan dengan teknologi baru messenger RNA (mRNA), mewakili alat yang ampuh untuk melawan pandemi  tersebut, yang telah menginfeksi 54 juta orang di seluruh dunia dan membunuh 1,3 juta orang.

Berita dari Moderna itu juga tiba pada saat kasus covid-19 melonjak dan mencapai rekor baru di AS serta mendorong beberapa negara Eropa kembali menerapkan penguncian wilayah. (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

AFP/Hazem Bader.

Inggris Minta Israel Selidiki Penembakan terhadap Anak Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 18:50 WIB
Ia menjadi anak kelima yang ditembak dan dibunuh oleh tembakan tentara Israel yang tak terkendali pada bulan ini dan yang ke-13 sejak...
AFP/Ronen Zvulun.

70% Orang Israel tidak Ingin Partai Arab dalam Koalisi Pemerintah

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 18:37 WIB
Selain itu, jajak pendapat itu menemukan bahwa dalam tiga skenario yang berbeda dari daftar partai saat ini serta konfigurasi politisi dan...
AFP/Nicholas Kamm.

Menlu AS Desak Israel Tuntaskan Penyelidikan Pembunuhan Jurnalis Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 16:35 WIB
Namun pada Senin, sejumlah media Israel mengutip pengacara top tentara Israel yang mengatakan bahwa militer melakukan segala upaya untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya