Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Tiongkok, Wei Fenghe, dan mitranya dari AS, Mark Esper, saling memperingatkan terkait dengan peningkatan risiko konflik di Taiwan dan Laut China Selatan.
Dikutip dari situs berita South China Morning Post, juru bicara Pentagon, Jonathan Hoffman, mengatakan bahwa Esper menyampaikan keprihatinan tentang aktivitas destabilisasi (militer Tiongkok) di sekitar Taiwan dan Laut China Selatan.
Dia meminta Beijing untuk menghormati kewajiban internasional. Selain itu, Esper juga menyarankan Tiongkok untuk membagikan lebih banyak data tentang covid-19.
“Ada kewajiban yang menjadi tanggung jawab pemerintah Tiongkok sehubungan dengan perjanjian (WHO). Jadi, mereka perlu menyediakan sampel untuk memberikan data,” kata Hoffman, kemarin.
Menteri Pertahanan AS juga menegaskan tentang prinsip dan pentingnya hubungan pertahanan yang konstruktif, stabil, dan berorientasi hasil antara AS dan Tiongkok. Sementara itu, kantor berita Tiongkok, Xinhua, mengonfirmasi bahwa Taiwan dan Laut China Selatan masuk
agenda pembicaraan dua pejabat itu.
Wei Fenghe juga memperingatkan Esper agar tidak melakukan langkah berbahaya yang akan meningkatkan ketegangan bilateral. Wei Fenghe menjelaskan kepada Esper tentang posisi pemerintah Tiongkok terkait dengan stigmatisasi Washington. Wei meminta AS untuk
menghindari konfrontasi yang bisa meningkatkan ketegangan kedua negara.
‘Wei mengungkapkan posisi prinsip Tiongkok di Laut China Selatan, Taiwan, dan stigmatisasi AS terhadap Tiongkok. Dia meminta AS untuk menghentikan kata-kata dan perbuatan yang salah, memperkuat manajemen dan kontrol risiko maritim, menghindari tindakan berbahaya
yang dapat memanaskan situasi, serta menjaga perdamaian dan stabilitas regional,’ tulis Xinhua.
Sebelumnya, pada 13 Juli, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Washington menolak semua klaim Tiongkok di luar wilayah teritorial 12 mil laut di sekitar Kepulauan Spratly. Pernyataan Pompeo tersebut telah meningkatkan ketegangan antara AS dan Tiongkok. (Van/X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved