Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARIN, pukul 06.24 pagi waktu setempat, bendera nasional Amerika Serikat diturunkan untuk terakhir kalinya dari tiang bendera di dalam kompleks Konsulat AS di Chengdu, Tiongkok.
Konsulat itu ditutup atas perintah Beijing yang membalas penutupan paksa Konsulat Tiongkok di Houston, pada minggu lalu. Kedutaan Besar AS di Beijing lalu mengirim salam perpisahan kepada konsulatnya itu.
“Hari ini kami mengucapkan selamat tinggal kepada Konsulat AS di Chengdu. Kami akan merindukanmu selamanya”.
Konsulat Chengdu dibuka pada 1985. Hampir 200 staf bekerja di situ, termasuk sekitar 150 karyawan lokal. Sekitar pukul 10.00 pagi, pejabat Tiongkok masuk dari gerbang depan untuk mengambil alih kompleks itu.
Sementara itu, kerumunan orang berkumpul di dekat konsulat yang dikelilingi kompleks perumahan warga dan bangunan komersial itu. “Menyaksikan penutupan ini lebih penting. Itu hanya terjadi sekali dalam beberapa dekade,” ungkap Ellen Hu, 30, warga yang sengaja memilih terlambat masuk kantor, kepada harian South Morning China Post.
Momen bersejarah ini juga disaksikan warga yang datang dari kota-kota lain di Tiongkok. Para pedagang juga memanfaatkan momen itu untuk menjajakan barang dagangan.
“Saya bisa menjual sekitar 300 mangkuk es sekarang. Orang-orang bahkan terbang dari Xian (di barat laut) atau Hainan (pulau paling selatan Tiongkok) untuk menonton peristiwa ini,” kata seorang penjual.
Xu Junqing, 60, ialah warga dari provinsi utara Hebei. Dia mengatakan tengah mengunjungi putranya di Chengdu sejak minggu lalu. Tak mau melewatkan momen bersejarah di kota itu, dia pun datang ke konsulat.
“Saya pikir kebanyakan orang hanya ingin tahu. Tapi saya pikir konsulat ini juga akan dibuka kembali karena jika Tiongkok dan AS menghentikan kerja sama, tidak ada gunanya bagi seluruh dunia,” ujarnya.
Shi Yinhong, profesor hubungan internasional di Universitas Renmin, mengatakan pihak AS mungkin akan melakukan penutupan lagi. “AS mungkin akan bertindak terhadap Konsulat Tiongkok di San Francisco,” ujarnya. (Faustinus Nua/X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved