Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Kasus Covid-19 di Amerika Serikat Lebihi 2 Juta

MI
12/6/2020 01:45
Kasus Covid-19 di Amerika Serikat Lebihi 2 Juta
Kasus Covid-19 di Amerika Serikat Meningkat(AFP)

JUMLAH kasus covid-19 di Amerika Serikat terus bertambah dan kemarin telah melampaui angka 2 juta. Angka kematian nasional dari penyakit tersebut juga naik menjadi 112.924.

Menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Johns Hopkins University, New York tetap menjadi negara bagian di AS yang terpukul paling parah akibat infeksi dengan 380.156 kasus dan 30.542 kematian. Lebih lanjut, data CSSE juga menunjukkan negara-negara bagian lainnya memiliki lebih dari 100 ribu kasus, termasuk New Jersey, California, Illinois, dan Massachusetts.

Menurut The Washington Post, lebih dari selusin negara bagian AS, termasuk Texas dan California, telah mencatat rata-rata tertinggi mereka selama tujuh hari terakhir untuk kasus baru akibat covid-19. Kenaikan itu sebagian disebabkan banyaknya warga yang mengikuti aksi protes terhadap kebrutalan polisi dalam dua minggu terakhir.

Para pejabat di Washington DC lalu meminta orang-orang yang turut berpartisipasi dalam aksi protes untuk melakukan pengujian untuk virus korona baru.

“Jika Anda khawatir telah terpapar saat berada di komunitas atau di salah satu demonstrasi, kami meminta Anda untuk diuji, antara tiga dan lima hari, tidak lebih cepat,” kata Wali Kota Washington DC, Muriel Bowser, kemarin.

Distrik tersebut mendorong pengunjuk rasa untuk memantau diri mereka sendiri dari tanda dan gejala dari penyakit pernapasan. Warga juga dianjurkan untuk bekerja dari rumah, jika memungkinkan, selama 14 hari dan membatasi pergerakan.

Pemerintah setempat kini telah meningkatkan ketersediaan pengujian gratis, termasuk menawarkan tes covid-19 di stasiun pemadam kebakaran di malam hari dan akhir pekan. Seruan bagi pengunjuk rasa untuk ikut tes covid-19 muncul karena beberapa ahli kesehatan masyarakat, termasuk ahli penyakit menular AS Anthony Fauci, telah memperingatkan bahwa demonstrasi bisa menyebabkan lonjakan dalam kasus virus korona. (AFP/Bernama/Nur/Hym/X-11)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya