Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Amerika Latin Kewalahan Tangani Covid-19

MI
03/6/2020 00:35
Amerika Latin Kewalahan Tangani Covid-19
(AFP)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) membahas sistem perawatan kesehatan di seluruh Amerika Latin berisiko akibat virus korona baru (covid-19), kompilasi jumlah kematian akibat penyakit ini di Brasil mencapai 30 ribu orang.

Pandemi virus korona telah menewaskan lebih dari 377 ribu orang dan menginfeksi lebih dari 6,3 juta orang di dunia sejak muncul di Tiongkok pada akhir 2019. Empat dari 10 negara di dunia dengan jumlah terbesar di atas kasus baru covid-19 pada Senin, kata Direktur Eksekutif Program Kesehatan WHO Michael Ryan, berada di Amerika Latin.

Kasus di Brasil, Peru, Cile, dan Meksiko meningkat setiap hari. Demikian pula di Argentina, Bolivia, Kolombia, dan Haiti. “Negara-negara harus bekerja sangat keras untuk memperbaiki skala infeksi dan juga sistem kesehatan yang mulai mendapat tekanan,” kata Ryan.

Kawasan ini memiliki satu juta kasus dan lebih dari 50 ribu kematian, dengan Brasil menyumbang lebih dari setengah kasus-kasus dan lebih dari 60% dari jumlah korban jiwa tersebut.

Wali Kota Rio de Janeiro, pada Senin, mengatakan kota wisata yang populer itu akan mulai menyelesaikan langkah-langkah kuncian mulai Selasa. Pelonggaran dimulai dengan membuka kembali tempat-tempat ibadah dan olahraga air.

Meksiko juga mulai dibuka kembali pada Senin, dengan mengaktifkan kembali industri otomotif, penambangan, dan konstruksi yang lebih rumit dari 10 ribu kematian. Sementara itu, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan semua pembatasan yang tersisa dalam upaya membatasi penyebaran virus korona bisa dicabut minggu depan.

“Strategi kami untuk bekerja keras, pergi lebih awal telah membuahkan hasil dan dalam beberapa kasus, melampaui harapan,” kata Ardern seperti dikutip dari Malay Mail, Selasa (2/6). Kabinet, sambungnya, akan memutuskan hal tersebut pada 8 Juni, lebih awal dari yang direncanakan pada 22 Juni. (AFP/Malay Mail/Nur/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya