Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
COVID-19 kemungkinan besar tidak akan pernah hilang dan warga dunia harus belajar hidup dengan penyakit itu. Hal itu diungkapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (13/5).
Saat sejumlah negara di dunia mulai perlahan melonggarkan lockdown yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran covid-19, WHO mengatakan penyakit itu kemungkinan tidak akan bisa diberantas hingga tuntas.
Virus itu pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, akhir tahun lalu, dan sejak itu telah menginfeksi lebih dari 4,2 juta orang dan menewaskan hampir 300 ribu orang di dunia.
Baca juga: Pakar AS Peringatkan soal Wabah
"Kita memiliki sebuah virus baru yang masuk ke populasi manusia untuk pertama kali. Karenanya, sangat sulit memprediksi apakah kita akan bisa mengalahkannya," ujar Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan.
"Virus itu bisa kemudian menjadi virus endemi di komunitas kita dan tidak akan pernah pergi. Sama seperti HIV yang tidak pernah pergi, namun kita telah menerima keberadaan virus itu," imbuhnya.
Lebih dari setengah warga dunia telah mengalami sejumlah bentuk lockdwon sejak krisis covid-19 dimulai.
Meski begitu, WHO memperingatkan tidak ada jaminan bahwa melonggarkan lockdown tidak akan memicu gelombang kedua infeksi.
"Banyak negara yang ingin keluar dari lockdown. Rekomendasi kami adalah tetap waspada," ujar Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (AFP/OL-1)
AMERIKA Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per Kamis 22 Januari 2026. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Presiden bernomor 14155 yang dirilis pada 20 Januari 2025.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan untuk penanggulangan kusta perlu diangkat sebagai prioritas nasional.
WHO menyatakan 500 juta perempuan di dunia terkena anemia. Yuk kenali dan ketahui cara mencegahnya.
Indonesia disebut telah mengambil langkah besar melalui pendekatan primary healthcare.
Penerapan konsep UPF secara kaku dan tanpa konteks dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan konseptual, menstigma produk pangan tradisional yang sejatinya bermanfaat.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved