Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS virus korona secara global melewati 2,3 juta pada Sabtu (18/4), menurut penghitungan berjalan Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Amerika Serikat (AS).
Data universitas itu menunjukkan jumlah kematian di seluruh dunia mencapai 158.422, sementara total pemulihan mencapai 589.576.
Total 2.300.874 kasus tercatat di seluruh dunia ketika AS tetap menjadi negara yang terparah dengan jumlah infeksi dan kematian tertinggi, lebih dari 694.296 dan hampir 31.456 masing-masing.
Baca juga: Kasus Covid-19 Turki Lampaui Iran, Tertinggi di Timur Tengah
Sementara Italia memiliki angka kematian tertinggi kedua dengan 23.227, Spanyol menempati urutan kedua dengan kasus tertinggi, lebih dari 191.726.
Tiongkok, yang merupakan titik awal virus, melaporkan total 4.636 kematian dan lebih dari 83.787 kasus, meskipun angka-angka ini telah menimbulkan pertanyaan baik di dalam maupun di luar ‘Negeri Panda’ itu.
Secara keseluruhan, virus telah menyebar ke 185 negara sejak pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, Desember lalu.
Meskipun jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang tertular virus menderita gejala ringan sebelum mengalami pemulihan. (AA/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved