Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH orang yang meninggal akibat infeksi virus korona di Prancis melonjak hampir 987 atau 8% menjadi 13.197 orang akibat kematian di panti jompo membengkak.
Namun, berita baiknya jumlah pasien yang dirawat secara intensif lebih sedikit karena efek penguncian wilayah (lock down) nasional mulai terlihat.
Baca juga:6.000 Warga Jepang Sudah Terjangkit Covid-19
Jumlah total infeksi virus korona yang dikonfirmasi dan yang mungkin terjadi di negara itu naik sebanyak 7.120 menjadi 124.869 orang, meskipun kementerian tidak memberikan jumlah total, sebagai gantinya membagi jumlah antara kasus di rumah sakit dan kasus di rumah jompo.
Jumlah itu berpotensi meningkat karena kurang dari 5.000 dari 7.400 rumah jompo sejauh ini telah melaporkan kasus virus korona kepada pemerintah, kata seorang pejabat kementerian kepada Reuters.
Kementerian kesehatan mengatakan pada Jumat (10/4) 7.004 orang berada dalam perawatan intensif, menurun 62 atau 0,9% menyusul penurunan 1% pada Kamis.
"Kita tampaknya akan mencapai masa stabil, walaupun tingkat tinggi," kata direktur pelayanan kesehatan Jerome Salomon pada konferensi pers harian melalui video.
Baca juga:Italia Perpanjang Masa Lockdown hingga 3 Mei
Tetapi jumlah korban tewas bertambah lagi, dengan jumlah orang yang meninggal di rumah sakit naik 554 atau 7 persen menjadi 8.598 pada hari Jumat, setelah meningkat 5% pada Kamis.
Jumlah orang yang meninggal di panti jompo--menurut data yang tidak lengkap yang mencakup beberapa hari dan tidak termasuk semua panti jompo--naik 433 atau 10% menjadi 4.599 orang dan sekarang porsinya lebih dari sepertiga dari total korban. (CNA/Hym/A-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved