Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dan Rusia mengembangkan kerja sama dalam konteks masyarakat muslim di kedua negara. Duta Besar RI untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi mengatakan Rusia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di Eropa yakni sekitar 25 juta orang. Oleh karena itu, potensi kerja sama Indonesia-Rusia, di bidang ekonomi, perdagangan dan pariwisata yang berbasis Islam, sangat tinggi.
“Sejak kunjungan Presiden Joko Widodo ke Rusia pada Mei 2016 lalu, hubungan kedua negara semakin berkembang, namun perlu terus ditingkatkan lebih jauh lagi, khususnya kerja sama antar masyarakat muslim, termasuk di kalangan pengusaha muslim,” kata Dubes Wahid dalam sambutannya.
Selain itu, menurutnya, kedua negara memiliki kesamaan sebagai negara multietnis, multibudaya dan multiagama. Rusia dan Indonesia juga sama-sama mempromosikan nilai-nilai toleransi. Di Rusia terdapat sekitar 180 suku bangsa dan di Indonesia sekitar 700-an.
Ia menyampaikan rencana penyelenggaraan bisnis forum para pengusaha muslim Indonesia-Rusia pada Mei tahun depan, dalam rangka Kazan Summit di Kazan, Republik Tatarstan.
KBRI Moskow akan bekerja sama dengan International Association of International Association of Islamic Business (IAIB), Rusia untuk meralisasikan rencana tersebut.
Dubes Wahid juga mengundang para pengusaha muslim Rusia untuk menghadiri Forum Bisnis Rusia-Indonesia pada 2 Agustus 2018 di Moskow dan Trade Expo Indonesia di BSD City, Indonesia pada 24-28 Oktober 2018.
Ia pun mengundang masyarakat muslim untuk menghadiri Festival Indonesia ketiga di Taman Krasnaya Presnya, Moskow pada 3-5 Agustus 2018.
Indonesia dan Rusia juga telah menjalin kerja sama di bidang pendidikan Islam. Sejumlah mahasiswa muslim Rusia telah belajar di perguruan tinggi Islam di Indonesia, melalui beasiswa dari Kementerian Agama RI.
Di antara mahasiswa yang lulus tersebut terdapat yang menjadi imam, pengajar di perguruan tinggi Islam atau bekerja di lembaga majelis muslim di Rusia. Beberapa di antaranya seperti Miratullo, lulusan Universitas Islam Negeri Malang yang memiliki usaha restoran Indonesia di Kazan, Republik Tatartsan. Artur Gubaydullin, lulusan Universitas Islam Negeri Jakarta yang saat ini bekerja di Dewan Mufti Rusia. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved