Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN baru Malaysia, Mahathir Mohamad mengatakan dia akan tetap menjabat perdana menteri selama dua tahun ke depan. Di sisi lain, Mahathir berjanji tidak akan membuat kesepakatan untuk menjauhkan Najib Razak, dari penjara karena dugaan korupsi.
Mahathir mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa dia akan berkuasa selama 1-2 tahun sebelum menyerahkan kekuasaan kepada mantan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim. Anwar diperkirakan akan dibebaskan pada Rabu (16/5) besok setelah tiga tahun dipenjara karena kasus sodomi.
Mahathir yang memerintah Malaysia pada 1981-2003, keluar dari masa pensiunnya untuk menyingkirkan PM sebelumnya Najib Razak yang terlibat skandal pada pemilihan umum pekan lalu.
Dalam sebuah wawancara video, Mahathir ditanya dalam sebuah wawancara apakah kesepakatan bisa dibuat dengan Najib, yang diduga telah mengetahui penjarahan dana investasi pemerintah 1MDB.
"Tidak ada kesepakatan," kata Mahathir dalam wawancara, yang dilakukan sebuah forum bisnis yang diselenggarakan oleh surat kabar di Tokyo.
Miliaran dolar diyakini telah tersedot dari 1MDB. Sebagian besarnya dilaporkan menghilang di luar negeri. Sementara US$681 juta juga secara misterius muncul di rekening bank pribadi Najib pada 2013.
"Kami sekarang sedang dalam proses untuk merinci hal-hal yang dilakukannya pada masanya," kata Mahathir tentang Najib.
Tanpa kesepakatan untuk membantu memulihkan dana, Najib menghadapi kemungkinan tuntutan pidana. Mahathir telah mencekal dia meninggalkan negara Jiran itu.
Anwar, yang kasus sodominya diyakini pendukungnya diatur Najib untuk menggagalkan oposisi, akan diampuni oleh raja negara itu pada Rabu dan bakal dibebaskan.
Mahathir sebelumnya mengatakan ia akan tetap berkuasa selama beberapa waktu. Dirinya akan memastikan transisi berjalan mulus. Namun Mahathir telah memberi isyarat bahwa ia akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved