Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Wan Azizah Setuju Suaminya Tidak Segera Jabat PM

Denny Pasaulian
15/5/2018 19:37
Wan Azizah Setuju Suaminya Tidak Segera Jabat PM
(AFP PHOTO / Manan VATSYAYANA)

WAKIL Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail menyetujui suaminya, Anwar Ibrahim tidak segera mengambil alih jabatan PM dari Mahathir Mohamad. Hal ini disampaikannya jelang pembebasan Anwar dari penjara, Rabu besok, setelah mendapat pengampunan dari kerajaan.

"Kami telah mendiskusikan ini bersama dan kami berharap di bawah pimpinan Mahathir semuanya akan ditangani dengan lancar," katanya ketika ditemui di Rumah Sakit Rehabilitasi Cheras, di mana Anwar sedang menjalani perawatan, Selasa (15/5).

Hal ini muncul setelah pernyataan dari Daim Zainuddin, mantan menteri keuangan yang kini menjadi anggota dewan penasehat pemerintah baru, yang mengatakan suatu kebodohan menunjuk Anwar menjadi perdana menteri sekarang.

Mahathir mengatakan kepada The Wall Street Journal, hari ini, bahwa diperlukan satu atau dua tahun untuk mantan wakilnya itu sebelum menggantikannya menjadi perdana menteri.

Anwar, 70, dijadwalkan akan dilepaskan besok. Dia dijatuhi hukuman penjara lima tahun pada 2015 atas tuduhan sodomi yang dia katakan bermotif politik.

Berdasarkan kesepakatan di antara para pemimpin terkemuka Pakatan Harapan, Anwar akan mengambil alih dari Mahathir yang mengatakan tidak berencana menempati posisi PM lebih lama.

Anggota biro politik PKR R Sivarasa juga menyetujui Anwar tidak segera menjabat PM. "Itu bukan sesuatu yang dituntut Anwar," katanya kepada Free Malaysia Today.

"Hal ini sudah menjadi pembahasan tetapi Anwar tidak pernah menuntut untuk segera menjadi perdana menteri," katanya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya