Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
HILLARY Clinton memperingatkan Australia dan negara demokrasi lainnya Senin (14/5) untuk berjaga-jaga terhadap meningkatnya gangguan dalam politik domestik mereka oleh Tiongkok dan Rusia.
Mantan menteri luar negeri AS yang dikalahkan Donald Trump dalam Pilpres 2016 lalu dan dibumbui tuduhan campur tangan Moskow, mengatakan gangguan Tiongkok itu adalah keprihatinan bagi semua partai politik.
"Saya pikir orang Australia perlu untuk orang Australia, orang Amerika perlu untuk orang Amerika," katanya kepada penyiar ABC saat tur di negara itu.
"Dan apakah Rusia dengan cara rahasia mengganggu pemilihan kami dan menghasilkan lebih dari 3.500 iklan untuk mencoba membingungkan pemilih kami, untuk mencoba merusak saya, atau Tiongkok yang mencoba memengaruhi kebijakan, kami harus mengatakan, tidak."
Clinton menambahkan dirinya tidak peduli apa pilihan politik Anda, baik di Australia atau Amerika Serikat. "Kami memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa keputusan yang dibuat oleh pemerintah kita bukanlah hasil dari beberapa jenis pengaruh yang dijajakan oleh kekuatan asing."
Australia telah melihat ketegangan dengan Tiongkok meningkat baru-baru ini atas tuduhan campur tangan Beijing dalam politik domestik dan menggunakan sumbangan untuk mendapatkan akses. Klaim itu membuat Tiongkok, yang telah menyangkal cerita-cerita media lokal tentang infiltrasi sebagai histeria dan paranoia, marah.
Canberra dan ibu kota regional lainnya juga menjadi semakin khawatir akan semakin mendekatnya Tiongkok ke Pasifik. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan strategis di kawasan itu. Clinton mengatakan meskipun memperdalam hubungan perdagangan dengan Tiongkok, demokrasi tidak boleh mengabaikan campur tangan asing.
"Australia memiliki banyak kepentingan dengan Tiongkok, tentu ekonomi Anda terkait dengan Tiongkok," katanya. "Tapi saya berpikir bahwa Australia, bersama dengan demokrasi liberal lainnya di seluruh dunia, harus menganggap serius campur tangan asing ini."
Australia sedang menjalani reformasi luas untuk spionase dan peraturan campur tangan asing, karena Tiongkok dipilih sebagai fokus. Keputusan itu menyusul penyelidikan yang diperintahkan oleh Perdana Menteri Malcolm Turnbull tahun lalu setelah adanya laporan-laporan agen mata-mata Australia yang memperingatkan politisi soal menerima donasi dari dua milyarder yang memiliki hubungan dengan pemerintah Tiongkok.
Seorang senator Australia mengundurkan diri dari parlemen pada Desember terkait hubungannya dengan seorang donor politik kaya yang terhubung dengan Partai Komunis China. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved