Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Sejumlah Negara Keluarkan Larangan Travel ke Indonesia

Irene Harty
14/5/2018 22:17
Sejumlah Negara Keluarkan Larangan Travel ke Indonesia
(ANTARA)

SEJAK pengeboman berturut-turut terjadi di Indonesia baru-baru ini, beberapa negara, dalam waktu yang berdekatan, mengeluarkan imbauan perjalanan ke Indonesia. Salah satu yang terdekat, datang dari Singapura.

Sebagai negara tetangga, Singapura mengeluarkan Travel Notice untuk Surabaya, Indonesia di situs resmi kementerian mfa.gov.sg pada Senin (14/5). Di sana terdapat kronologis peristiwa pengeboman dan pernyataan pihak berwenang Indonesia akan status siaga keamanan tertinggi di beberapa daerah termasuk Jawa Timur.

"Kami menyarankan warga Singapura yang bepergian ke atau sudah di Surabaya untuk berhati-hati, tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk keselamatan pribadi mereka. Anda juga harus memperhatikan instruksi dari pemerintah setempat, dan pantau terus berita lokal," isi pernyataan.

Warga Singapura didorong untuk melakukan e-Register dengan Kementerian Luar Negeri di https://eregister.mfa.gov.sg/ dan tetap berhubungan dengan keluarga dan teman-teman serta membeli asuransi perjalanan dan kesehatan yang komprehensif.

Namun alsan larangan terlengkap datang dari Inggris yang dengan rinci menyebut bukan hanya serangan teroris berturut-turut yang terjadi melainkan hingga bencana alam dan penyakit hingga konflik etnis.

"Pada 13 Mei 2018 terjadi ledakan di tiga gereja di Surabaya di Jawa Timur yang menyebabkan sejumlah kematian dan korban jiwa. Kedutaan Besar melakukan kontak dengan pihak berwenang setempat. Jika Anda berada di area tersebut, Anda harus memantau media lokal, berhati-hati, dan mengikuti saran dari otoritas lokal," tutur himbauan dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran (FCO) di www.gov.uk pada Minggu (13/5).

Imbauan itu juga menyatakan teroris sangat mungkin mencoba melakukan serangan lagi di Indonesia dengan rencana, kapasitas, dan niat kapan saja dan di mana saja. Jenis-jenis serangan termasuk pengeboman bunuh diri dan tembakan senjata ringan, yang menargetkan tempat-tempat umum dan ramai.

Inggris menyebut ancaman dari ekstremisme Islam tetap tinggi walaupun pihak berwenang Indonesia terus menghalau perencanaan serangan, termasuk menangkap dugaan teroris yang dilaporkan dalam tahap persiapan lanjutan.

"Anda harus sangat waspada selama periode liburan termasuk periode Natal dan Tahun Baru, Tahun Baru Imlek, Hari Paskah dan Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Bali) (17 Agustus)," lanjut FCO.

Mereka juga menyebut kondisi Gunung Agung, Gunung Sinabung, dan Gunung Merapi yang kembali tidak stabil dengan aktivitas gunung-gunung berapi mulai tampak seperti Gunung Merapi pada Jumat (11/5).

Secara spesifik mereka menyebutkan Aceh, Provinsi Sulawesi Tengah (terutama Palu, Poso dan Tentena), Provinsi Maluku (khususnya Ambon), Papua dan Provinsi Papua Barat dihimbau untuk dihindari karena potensi kekerasan.

Otoritas kesehatan Inggris juga mengklasifikasikan Indonesia memiliki risiko penularan virus Zika.

Sementara itu, Amerika Serikat lewat Kedutaan Besarnya juga melakukan hal yang sama pada Minggu (13/5) dengan menyebut rinci peristiwa tiga ledakan bom di gereja-gereja berikut di Surabaya.

"Gereja Santa Maria (GKSM) Tak Bercela di Ngagel, Gubeng; Gereja Kristin Indonesia (GKI), Jalan Raya Diponegoro; Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Jalan Raya Arjuna. Ada laporan tentang korban. Pihak berwenang membersihkan area tersebut," ungkap pernyataan dalam id.usembassy.gov.

Kedutaan Besar AS mengeluarkan imbauan kepada warganya yakni carilah tempat berlindung yang aman, tinjau rencana keamanan pribadi, pantau media lokal untuk pembaruan, dan sadari lingkungan sekitar.

Kedutaan besar Hong Kong lewat The Government of the Hong Kong Special Administrative Region juga menghimbau warganya yang akan ke Indonesia melakukan Registration for Outbound Travel Information (ROTI) serta waspada akan lingkungan sekitar dan menghindari kerumunan demonstrasi.

Di sisi lain, pemerintah Kanada juga mengeluarkan level risiko perjalanan ke Indonesia sebagai 'exercise a high degree of caution' karena ketegangan politik dan sosial dan ancaman terorisme di seluruh negeri sejak Jumat (11/5) di travel.gc.ca. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya