Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Pertama di AS, Kematian Akibat E.coli

Denny Parsaulian
03/5/2018 22:20
Pertama di AS, Kematian Akibat E.coli
(AFP)

OTORITAS kesehatan AS pada Rabu (2/5) waktu setempat melaporkan kematian pertama akibat wabah bakteri E coli ysng terdapat pada selada romaine. Wabah ini telah membuat 121 orang di seluruh Amerika Serikat, sakit.

Tidak ada rilis rincian tentang korban kecuali bahwa orang itu berada di California. Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Para pejabat kesehatan di California mengatakan 24 orang jatuh sakit di negara bagian itu, termasuk orang yang meninggal. "Karena undang-undang privasi pasien, kami tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut," kata Departemen Kesehatan Masyarakat dalam sebuah pernyataan.

Bulan lalu, pihak berwenang AS mengambil langkah yang tidak biasa untuk memberitahu orang-orang untuk membuang selada romaine yang mereka miliki. Mereka boleh memakannya jika yakin selada itu bukan dari Yuma, daerah Arizona yang menumbuhkan sebagian besar selada romaine yang dijual di negara ini selama musim dingin.

Pejabat masih belum mengidentifikasi sumber wabah. Satu peternakan Arizona telah dikaitkan dengan E. coli. Tetapi setidaknya dua lusin lokasi sedang diselidiki saat ini.

Waba luar biasa parah terjadi karena strain khusus Shiga-toksin memproduksi E. coli O157: H7, yang cenderung seseorang harus dirawat.

"Lima puluh dua orang dari 102 dengan informasi yang tersedia (51%) telah dirawat di rumah sakit, termasuk 14 yang mengalami gagal ginjal yang disebut sindrom uremik hemolitik," kata laporan CDC.

Wabah ini adalah yang terbesar di Amerika Serikat sejak 2006. Saat itu bayam tercemar oleh strain E. coli yang sama membuat lebih dari 200 orang sakit. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya