Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MICHAEL Flynn, mantan penasihat senior Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kemarin, mengaku bersalah karena berbohong kepada FBI terkait dengan hubungannya dengan Rusia.
Pernyataan Flynn itu merupakan eskalasi dalam penyelidikan mengenai dugaan kolusi antara tim kampanye Trump dan Moskow dalam pemilu AS pada tahun lalu.
Flynn, pensiunan jenderal berusia 58 tahun, merupakan pejabat paling senior yang diselidiki jaksa khusus Robert Mueller dalam penyelidikan terkait dengan keterlibatan Rusia dalam pemilu presiden AS.
Pengakuan Flynn bahwa dia menggelar pertemuan rahasia pada Desember 2016 lalu dengan Duta Besar Rusia untuk AS Sergey Kislyak--membawa arahan dari tim transisi Trump memancing spekulasi mengenai siapa orang dekat Trump yang akan menjadi sasaran tembak Mueller.
Surat kabar the Washington Post yang mengutip sumber anonim bahwa seorang pejabat 'sangat senior' yang memberikan masukan kepada Flynn untuk mengontak perwakilan Rusia ialah menantu Trump yang juga tangan kanan Presiden AS itu, Jared Kushner.
Pernyataan bersalah Flynn terkait dengan dakwaan membuat pernyataan tidak benar kepada penyelidik juga bersamaan dengan janji pria itu untuk bekerja sama penuh dengan penyelidikan Mueller.
Penyelidikan Mueller itu memfokuskan diri tidak hanya pada kemungkinan koalisi dengan Rusia, tapi mengenai apakah Trump berusaha menghalangi penyelidikan itu.
Gedung Putih membantah Flynn bisa menyeret orang lain dalam penyelidikan itu. Namun, ABC News melaporkan bahwa Flynn bisa saja bersaksi bahwa Trump ialah orang yang memerintahkan dirinya menjalin hubungan dengan Rusia.
"Saya mengakui tindakan yang saya lakukan di pengadilan tidak benar," ujar Flynn dalam sebuah pernyataan singkat di pengadilan federal di Washington.
"Pengakuan bersalah dan kesepakatan untuk bekerja sama dengan jaksa khusus merefleksikan saya kini melakukan yang terbaik untuk keluarga saya dan negara kita. Saya bertanggung jawab penuh atas aksi saya," imbuhnya. (AFP/*/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved