Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Presiden Korsel: Indonesia Punya Peran Terbesar di ASEAN

MICOM
09/11/2017 15:22
Presiden Korsel: Indonesia Punya Peran Terbesar di ASEAN
(AFP/Ed JONES)

PRESIDEN Korea Selatan Moon Jae-in mengaku ingin meningkatkan hubungan ekonomi dengan Indonesia dan hal itu ditandai dengan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Asia Tenggara. Indonesia dinia memiliki peran terbesar di ASEAN.

Dalam acara "Indonesia-Korea Business Roundtable" di Jakarta, Kamis (9/11), Moon menegaskan bahwa Indonesia adalah negara ASEAN pertama yang dikunjungi setelah ia dilantik sebagai presiden.

"Diplomasi Korea dan Indonesia selama ini berjalan baik. Diplomasi Asia selama ini lebih ke Jepang, China dan Rusia. Tapi saya lihat diplomasi Korea harus ke cakrawala baru dan Indonesia punya prospek yang baik," ucapnya.

Peran Indonesia yang dinilai penting, lanjut Presiden Moon, ditunjukkan dengan dikirimnya utusan khusus langsung setelah ia dilantik. "Semoga ini bisa mendorong kerja sama Indonesia dan Korea," ujarnya, berharap.

Presiden Moon menuturkan, ada banyak alasan mengapa Negeri Ginseng mengarahkan perhatian kepada ASEAN, khususnya Indonesia. ASEAN, menurut dia, menjadi kawasan penting kedua setelah China. ASEAN, menurut Moon, juga mampu bertahan di tengah krisis global.

"Saya melihat dalam krisis global sekalipun, pembangunan ekonomi Indonesia tetap mencatat prestasi 5 persen. Di ASEAN Indonesia punya peran paling besar. Makanya kami ingin lebih cepat dari negara lain untuk merayu Indonesia," tuturnya.

Presiden Korsel ini akan diterima Presiden Jokowi di Istana Bogor, pada sore hari ini. Kunjungan kenegaraan itu akan membahas berbagai isu penting, mulai dari isu Korea Utara, kerja sama bilateral, bisnis, dan perdagangan.

Khusus pada acara forum bisnis, Presiden Moon bersama 16 pimpinan perusahaan Korea menggelar diskusi bisnis yang dikoordinasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Korea Chamber of Commerce & Industry (KCCI).

Turut hadir dalam forum bisnis tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong hingga
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya