Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson akan melawat ke Myanmar minggu depan. Kunjungan tersebut merupakan kunjungan yang dilakukan pejabat AS paling senior sejak munculnya krisis dan kekerasan terhadap etnis Rohingya, di Rakhine, Myanmar.
Juru bicara Tillerson mengatakan bahwa dia akan mengunjungi Naypyidaw pada 15 November untuk melakukan pembicaraan mengenai "krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine dan dukungan AS untuk transisi demokrasi Burma.
Kunjungan Tillerson akan dilakukan setelah dia mendampingi Presiden Donald Trump dalam tur ke lima negara Asia termasuk di Beijing China dan menghadiri KTT AS-ASEAN di Manila, Filipina.
Warga Rohingya di negara bagian Rakhine di Myanmar mengalami aksi kekerasan yang dilakukan militer Myanmar pada Agustus lalu. Junta militer Myanmar mengusir dan melakukan tindak kekerasan serta pembunuhan dan pengusiran minoritas Rohingya.
Sejak itu, lebih dari 600.000 warga Rohingya melarikan diri (mengungsi) ke negara tetangga Bangladesh. Para pengungsi mengaku mereka diperlakukan secara tidak manusiawi oleh militer Myanmar yang dibantu warga sipil Myanmar, termasuk tindak pemerkosaan, penyiksaan dan pembakaran rumah-rumah warga oleh milisi militer dan pro-pemerintah.
Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa tindakan keras tersebut kemungkinan sama dengan pembersihan etnis dan tekanan politik dari masyarakat internasional telah meningkat di Myanmar untuk melindungi Rohingya dan muncul desakan agar pemerintah Myanmar membiarkan warga Rohingya kembali ke rumah mereka.
Amerika Serikat, pun telah mengutuk kekerasan tersebut, dan dengan hati-hati mengatakan bahwa pihaknya memegang tanggung jawab militer, bukan pemerintah sipil pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi.
Tillerson mengatakan dirinya telah mendesaknya untuk berbicara, dan pihak militer yang kuat di Myanmar mengizinkan pengamat diplomatik dan pekerja kemanusiaan beroperasi dengan bebas di Rakhine utara.(AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved