Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK federal, yang bertugas menyelidiki campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden Amerika Serikat pada 2016, menuduh mantan ketua kampanye Donald Trump -Paul Manafort- dan anak buah lain -Rick Gates- atas pencucian uang.
Mantan penasihat ketiga Trump, George Papadopoulos pun pada Senin (30/10) akhirnya mengaku bersalah karena telah membohongi FBI yang dilakukannya pada awal Oktober.
Dengan adanya temuan tersebut, menandakan telah terjadi peningkatan tajam dalam upaya penyelidikan atas petugas Departemen Luar Negeri AS yakni Robert Meller atas dugaan upaya Rusia membalikkan hasil pemilihan untuk keuntungan Trump dan berpeluang terjadainya persekongkolan yang dilakukan pembantu Trump.
Manafort, 68, anggota penting partai Republik, yang sudah lama menjabat, dan Gates dituntut di pengadilan federal Washington.
Kedua pria tersebut mengaku tidak bersalah atas tuntutan tersebut dalam 12 kali dakwaan, mulai dari pencucian uang hingga bertindak sebagai agen yang tidak terdaftar dari mantan pemerintah pro-Rusia di Ukraina.
Hakim tersebut memerintahkan penahanan di rumah untuk kedua pria tersebut, dan menetapkan obligasi tanpa jaminan senilai US$10 juta untuk Manafort dan obligasi tanpa jaminan senilai US$5 juta dolar AS untuk Gates.
Dengan obligasi tanpa jaminan, mereka dibebaskan tanpa harus membayar, tapi akan dinyatakan berutang jika mereka gagal tampil di pengadilan. Akan ada persidangan kembali pada Kamis.
Perkembangan dalam penyelidikan Mueller disebut memengaruhi nilai dolar AS, yang tergelincir 0,5 persen terhadap nilai tukar sejumlah mata uang.
Penyelidikan Mueller dan yang lainnya oleh komite kongres atas dugaan upaya Rusia untuk memengaruhi pemilihan tersebut telah membayangi sembilan bulan pemerintahan Donald Trump, sejak pertama kali Trump berkantor di Gedung Putih.
Badan intelijen AS mengatakan Rusia mencampuri pemilihan presiden tersebut dengan cara meretas dan melepaskan surat elektronik yang memalukan, dan menyebarkan propaganda melalui media sosial untuk mendiskreditkan kandidat presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton. Rusia membantah tuduhan tersebut dan Trump membantah adanya kolusi.
Baik Trump maupun tim kampanyenya disebutkan dalam surat dakwaan terhadap Manafort dan Gates. Tuduhan tersebut, beberapa diantaranya mengutip kembali kejadian lebih dari satu dekade, berpusat pada pekerjaan Manafort untuk Ukraina.
Surat dakwaan tersebut mencakup tuduhan persekongkolan melawan AS, kegagalan untuk melaporkan rekening bank asing kepada pemerintah AS dan persekongkolan untuk pencucian uang, yang akan membawa hukuman penjara maksimal 20 tahun.
Seorang juru bicara Gedung Putih mengatakan bahwa dakwaan tersebut tidak ada hubungannya dengan Trump atau kampanyenya dan tidak menunjukkan bukti adanya kolusi antara kampanye tersebut dan Rusia.
"Kami mengatakan sejak hari pertama bahwa tidak ada bukti kerja sama Trump-Rusia dan tidak ada satu pun surat dakwaan, yang mengubahnya," kata ujar juru bicara Sarah Sanders dalam jumpa pers. (Reuters/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved