Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Putra Mahkota Bawa Saudi ke Islam Moderat

Haufan Hasyim Salengke
26/10/2017 20:23
Putra Mahkota Bawa Saudi ke Islam Moderat
(AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINE)

PUTRA Mahkota Mohammed bin Salman berjanji akan membawa Arab Saudi kembali ke Islam yang moderat dalam upaya memodernisasi negara kerajaan itu dan menarik banyak investor internasional.

"Kami kembali ke masa kita sebelumnya--sebuah negara dengan Islam moderat yang terbuka untuk semua agama dan dunia," ujarnya pada konferensi Future Investment Initiative (FII) di Riyadh, Selasa (24/10) waktu setempat.

"Kami tidak akan menghabiskan 30 tahun kedepan dengan ide-ide destruktif. Kita akan menghancurkan itu semua hari ini," tambahnya.

Pangeran mahkota berpidato kepada ribuan investor global dan pejabat yang mengunjungi Riyadh untuk mendengar langsung bagaimana masyarakat dan ekonomi negara itu berubah. Dia berkata, "Arab Saudi tidak seperti ini sebelum tahun 1979. Kami ingin kembali ke posisi kami, Islam moderat yang terbuka untuk semua agama. Kami ingin menjalani kehidupan normal."

Ucapan tersebut menetapkan nada baru untuk sebuah negara yang sedang menjalankan reformasi ekonomi dan sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saudi berusha mengurangi ketergantungan pada pendapatan minyak semabri menciptakan ribuan lapangan kerja baru untuk kalangan muda.

Mohammed bin Salman menggarisbawahi bahwa 70% penduduk Saudi berusia di bawah 30 tahun, dengan jutaan orang muda Saudi akan memasuki angkatan kerja pada dekade berikutnya.

Pada saat yang sama, pemerintah menghadapi tantangan norma sosial yang telah lama terbangun dengan mengakhiri larangan mengemudi untuk perempuan dan memberi isyarat untuk membuka sektor hiburan.

Pekan lalu, Kementerian Kebudayaan dan Informasi Kerajaan mengatakan pihaknya membuat rencana untuk memantau penafsiran ajaran Islam yang disalahgunakan untuk membenarkan kekerasan atau terorisme.

Hamdan Al-Shehri, seorang analis politik Saudi dan sarjana hubungan internasional yang berkantor di Riyadh, menyambut upaya sang Putra Mahkota melawan ekstremisme dan terorisme dan menyebut usaha Saudi dalam dua tahun terakhir mulai berbuah.

"Arab Saudi memimpin koalisi anti-ISIS dan juga kampanye berkelanjutan melawan teror dan ideologi ekstremis dan kampanye tersebut telah mematahkan dukungan terorisme," ujarnya.

Dia mengatakan Saudi, di bawah kepemimpinan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed, telah menunjukkan melalui kata-kata dan aksi komitmen untuk memberantas ekstremisme dan terorisme. (AFP/Arab News/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya