Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Pemimpin Eropa Berharap Proses Brexit Mulus

Haufan Hasyim Salengke
21/10/2017 09:42
Pemimpin Eropa Berharap Proses Brexit Mulus
(Sumber: Kantor untuk Statistik Nasional, 2015-16/AFP)

PARA pemimpin Uni Eropa (UE) telah sepakat untuk mulai mempersiapkan perundingan perdagangan dengan Inggris saat Perdana Menteri Theresa May mengakui ada 'sejumlah jalan yang bisa ditapaki' dalam negosiasi.

Seperti yang diperkirakan, 27 rekan May dari Uni Eropa sepakat pada pertemuan di Brussel, Belgia, bahwa tidak cukup banyak kemajuan yang dicapai mengenai isu-isu lain untuk memulai perundingan perdagangan formal sekarang.

May mengaku 'ambisius dan positif' tentang negosiasi tersebut.

Dua puluh tujuh pemimpin UE lainnya berkumpul di Brussels untuk menghadiri pertemuan puncak untuk menilai kemajuan yang telah dicapai sejauh ini dalam perundingan Brexit dengan Inggris, yang akan meninggalkan Uni Eropa pada Maret 2019, menyusul hasil referendum tahun lalu.

Kanselir Jerman Angela Merkel, anggota UE yang paling kuat, mengatakan ada indikasi positif meskipun ada kebuntuan mengenai rancangan undang-undang Brexit dan isu lainnya menjelang Brexit pada 2019.

"Hal yang sangat mendesak bahwa dinamika yang Anda ciptakan memungkinkan kita bergerak maju bersama," kata May pada rekan-rekannya, menurut Downing Street.

UE diharapkan akan menentukan sikap, Jumat (20/10), ketika mereka bertemu tanpa May, bahwa mereka akan memulai pekerjaan persiapan internal pada masa transisi pasca-Brexit dan kesepakatan perdagangan masa depan dengan Inggris.

Dalam sebuah langkah untuk memengaruhi rekan-rekannya tentang topik utama, May menerbitkan sebuah surat terbuka kepada 3 juta warga Eropa yang mengatakan kesepakatan untuk menjamin hak pasca-Brexit mereka 'ada dalam jangkauan'.

Merkel mengaku melihat optimisme setelah makan malam para pemimpin, dengan mengatakan, "Saya sangat menginginkan kesepakatan dan bukan solusi yang tidak dapat diprediksi, karena itu kami bekerja sangat intensif." (AFP/BBC/Hym/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya