Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri terpilih Selandia Baru, Jacinda Ardern, menjanjikan pemerintahannya kelak akan membawa banyak perubahan setelah Partai Buruh pimpinannya secara mengejutkan menang pada pemilu akhir September lalu.
Kemarin, perempuan berusia 37 tahun itu disambut meriah oleh para politikus Partai Buruh setelah partai sayap kiri-tengah itu mampu meng-ajak beberapa partai kecil lainnya untuk berkoalisi.
“Pemerintahan kita ialah pemerintahan yang akan membawa perubahan dan kebanggaan bagi warga Selandia Baru. Saatnya kita mewujudkan harapan warga,” tegas Ardern.
Dia optimistis pemerintahannya mampu bertahan lama meskipun di sisi lain terdapat perselisihan di antara dua partai pendukung, yaitu Partai Hijau dan Partai New Zealand First (NZF).
Winston Peters selaku pemimpin NZF selama ini sering bentrok dengan politisi Hijau. Terlebih setelah kubu Hijau menuding isi pidato pria berusia 72 tahun itu bermuatan rasialisme.
Menurut Ardern, Partai Buruh siap bekerja sama dengan NZF dan Partai Hijau. Terkait dengan sosok Peters yang kontroversial, ia menilai politikus berpengalaman itu memiliki sisi positif.
Keunggulan Ardern dalam pemilu lalu memang ikut ditentukan deklarasi dukungan dari Peters. Ardern mengingatkan bahwa Peters sudah pernah bergabung dalam koalisi pimpinan Partai Buruh pada 2005.
“Partai Buruh dan NZF dulu sudah pernah bekerja sama. Peters dan Partai NZF selama ini selalu konsisten. Sikap itulah yang akan memberi stabilitas politik di negara ini,” ujar Ardern saat diwawancara Radio Selandia Baru.
Karier melejit
Ardern menjadi fenomenal di negaranya karena akan menjadi pemimpin termuda di Selandia Baru sejak 1856. Dia juga baru saja mengambil alih tampuk kepemimpinan Partai Buruh pada tiga bulan yang lalu.
“Ya, ini memang di luar dugaan saya, tapi sekarang sudah waktunya bekerja,” ungkap Ardern.
Kesuksesan karier politiknya itu diikuti ucapan selamat dari Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull, PM Inggris Theresa May, dan PM Kanada Justin Trudeau.
Di bawah kepemimpinannya, Partai Buruh kembali berkuasa setelah sempat terpental dari kekuasaan dalam sembilan tahun terakhir.
Namun, Ardern memilih merayakan kemenangannya dengan cara sederhana. “Setelah menang pemilu, saya langsung pulang ke rumah dan masak mi,” kenangnya.
Ardern diperkirakan bakal merilis susunan menteri dan kebijakan pemerintahan pada pekan depan. Kebijakan itu antara lain mengurangi jumlah imigran sampai 30 ribu orang per tahun, mengurangi jumlah penjualan rumah kepada orang asing, dan menetapkan target emisi karbon. (AFP/Ire/X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved