Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla memastikan Indonesia merupakan surga bagi para pengusaha Eropa termasuk di dalamnya Belgia untuk menanamkan investasi dan mengembangkan usaha. Ketimbang melirik ke negara tetangga Malaysia, sambung Kalla, para pengusaha Belgia lebih untung jika menjalin kerja sama ekonomi dengan Indonesia.
"Sehebat-hebatnya Malaysia, penduduknya cuma 25 juta orang. Kita 250 juta jiwa, kan pasar yang baik. Kan mereka (para pengusaha Belgia) banyak yang memiliki pabrik tekstil," kata JK seusai menghadiri Indonesia-Belgium High Level Roundtable Discussion di Brussel, Belgia, Selasa (10/10).
Selain unggul dalam hal jumlah penduduk, Indonesia dari segi politik jauh lebih aman ketimbang beberapa negara Asia, seperti Filipina dan Thailand. "(Dari sisi politik), kita jauh lebih baik kan? Pertumbuhan ekonomi kita juga moderat. 5% itu kan bagus untuk kondisi hari ini dan yang paling penting buat mereka itu pasar yang luas Indonesia ini," ulasnya.
Saat menjadi pembicara kunci di Indonesia-Belgium High Level Roundtable Discussion, JK juga mendengarkan keluhan dan masukan para pengusaha asal Belgia terutama yang bergerak di bidang tekstil. Pemerintah telah memetakan persoalan dan akan mengambil kebijakan proteksi.
"Ya pasti (menyampaikan keluhan). Itu kan karena persaingan, karena Tiongkok misalnya. Tapi kita juga membuat beberapa kesimpulan untuk memproteksi kita punya industri," tegasnya.
Selain bertemu dengan para pengusaha Belgia, JK juga menjumpai Raja Belgia Philippe dan Ratu Mathilde. Pertemuan dengan Raja Belgia itu sebagian juga membahas masalah-masalah sosial serta bagaimana meningkatkan hubungan dagang atau investasi dengan Indonesia.
"Kalau isterinya (Ratu Belgia) banyak mengetuai yayasan-yayasan tentang sosial. Saya juga bicara kerja sama di bidang kesehatan apa yang bisa dibantu. Selain itu, saya mengapresiasi Raja Belgia karena banyak perusahaan-perusahaan Belgia itu sudah investasi sampai 100 tahun di Indonesia, kayak perkebunan itu," ujar Kalla, seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia, Irvan Sihombing dari Brussel, Belgia.
Wapres menambahkan, selain di bidang tekstil, masih banyak kerja sama yang bisa ditingkatkan para pengusaha Belgia. "Di sini banyak, misalnya ekspor terbesar Belgia itu farmasi, obat-obatan yang terbaik. Barang-barang enjinering cukup besar, makanan, cokelat," urai dia.
Investasi Belgia di Indonesia pada 2012 sebesar US$23,9 juta dan naik menjadi US$169,7 juta pada 2016. Pemerintah Indonesia mengharapkan (investasi) lebih banyak pada 2017, karena perusahaan Belgia telah berinvestasi senilai US$ 105,8 juta di berbagai sektor.
Selama terakhir lima tahun pada 2012-2017, Belgia berinvestasi pada tanaman pangan dan perkebunan, industri makanan, industri karet dan plastik, industri mineral nonlogam dan lain-lain di Sumatera, Jawa, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved