Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Senjata Penembak di Konser Musik di Las Vegas Sangat Canggih

MICOM
03/10/2017 12:05
Senjata Penembak di Konser Musik di Las Vegas Sangat Canggih
(Inilah senjata yang digunakan Stephen Paddock saat menembaki penonton konser musik country di Mandalay Bay, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (1/10). -- AP Photo/Allen Breed)


TEKNOLOGI mutakhir persenjataan yang banyak dimiliki warga sipil Amerika Serikat mendapat perhatian banyak pihak. Hal itu terungkap setelah pihak kepolisian Las Vegas mengidentifikasi senjata yang digunakan Stephen Paddock saat menembaki penonton konser musik country di Mandalay Bay, Las Vegas, Amerika Serikat pada Minggu (1/10).

Akibat ulah biadab Paddock yang memanfaatkan senjata (sejenis pistol) termutakhir itu, sebanyak 59 orang tewas dan 400 lebih mengalami luka-luka. Baca juga: Senator AS Minta Kontrol Senjata Diperketat

Perangkat senjata yang dimiliki Paddock tersebut diakui telah menarik perhatian pihak berwenang dalam beberapa tahun terakhir ini. Paddock bisa melepaskan ratusan peluru dalam beberapa menit saja yang diarahkan ke kerumunan massa.

"Saat beberapa detik setelah rentetan tembakan terhenti, Paddock dengan cepat dapat bisa mengubah senjata api semi otomatis menjadi senjata otomatis," kata pejabat keamanan di Las Vegas.

Senator California Dianne Feinstein beberapa tahun yang lalu, mengatakan kepada The Associated Press bahwa dia khawatir dengan munculnya teknologi baru yang bisa mengubah senjata api semi otomatis menjadi sepenuhnya otomatis.

"Ada perangkat pengganti yang bisa mengubah senapan semi otomatis menjadi senjata yang bisa memuntahkan peluru pada kecepatan 400 sampai 800 putaran per menit," katanya.

Senjata semi otomatis membutuhkan satu pemicu tarik untuk setiap putaran yang ditekan. Berbeda dengan senjata api otomatis, satu pemicu bisa melepaskan putaran terus menerus sampai isinya kosong.

Pembelian senjata otomatis sepenuhnya telah dibatasi secara signifikan di AS sejak tahun 1930an.

Pada tahun 1986, Undang-Undang Kebakaran Nasional federal diubah untuk melarang transfer atau kepemilikan senapan mesin oleh warga sipil, dengan pengecualian untuk produk yang sebelumnya diproduksi dan didaftarkan.

Penembak Las Vegas Stephen Paddock memiliki 23 senjata di kamar hotelnya dan efektifitasnya masih diselidiki pihak berwajib. Yang jelas Paddock dalam melaksanakan aksinya begitu terlihat terampil mengubah senjata semi otomatis menjadi otomatis.

Paddock menewaskan 59 orang dan melukai ratusan lainnya di festival musik country di dekat hotelnya. Polisi menyerbu kamar hotelnya di lantai 32 dan menemukan bahwa dia telah bunuh diri setelah melakukan penembakan paling mematikan dalam sejarah AS modern.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya