Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Tim Penyelamat Korban Gempa Meksiko Bertarung Melawan Waktu

MI
23/9/2017 12:42
Tim Penyelamat Korban Gempa Meksiko Bertarung Melawan Waktu
(Tim penyelamat membuat isyarat untuk diam saat pencarian korban selamat di sebuah gedung runtuh di Mexico City, Meksiko, Rabu (21/9)----AFP/RONALDO SCHEMIDT)

REGU penolong yang tengah mencari korban gempa di Meksiko menunggu dengan cemas tanda-tanda kehidupan dari balik reruntuhan bangunan.

Di hari ketiga pascagempa berkekuatan 7,1 pada skala Richter yang melanda negara itu, warga setempat terlihat mulai mengalami depresi saat berupaya mati-matian mencari korban yang selamat di bawah puing-puing.

Otoritas Meksiko mengungkapkan angka kematian akibat bencana itu mencapai 272 jiwa. Diperkiraan, jumlah korban tewas akan terus bertambah karena gempa dahsyat yang terjadi Selasa (19/9) itu meninggalkan kerusakan besar.

Tim penyelamat yang berupaya keras mencari korban selamat sejak Selasa lalu kewalahan memindahkan puing-puing bangunan yang roboh di kawasan ibu kota dan di beberapa negara bagian. Kini mereka sedang bertarung melawan waktu.

"Mereka hampir kehabisan waktu," kata warga setempat. Para ahli mengungkapkan pada umumnya manusia maksimal hanya mampu bertahan sekitar 72 jam dalam kondisi tertimpa bangunan.

Jika korban mengalami luka-luka berat, daya tahan tentunya akan lebih singkat. "Semuanya bergantung kepada luka-luka yang diderita para korban. Semakin banyak pendarahan, kemampuan bertahan hidup akan lebih kecil."

Menurut pemerintah Meksiko, sekitar 200 orang dilaporkan hilang di Mexico City. Mereka diperkirakan terjebak di reruntuhan bangunan bertingkat yang roboh.

Dengan bertarung melawan waktu, tim penyelamat berusaha mencari korban yang masih hidup. Seperti di pusat Kota Roma, regu penolong berhasil menyelamatkan 23 orang.

Mereka terjebak di bawah reruntuhan bangunan Kantor Seven-Storey. "Ditambah 23 orang di Kota Roma, total kami sudah menarik 28 korban selamat dari tumpukan reruntuhan. Semuanya dalam kondisi hidup," kata petugas penyelamat.

Hasil pencarian korban selamat sangat ditunggu-tunggu para keluarga korban. Mereka mencari informasi dari berita di berbagai media.

Beberapa korban yang terperangkap di reruntuhan ialah Aaron Flores, Karen, dan Paulino Estrada. Estrada berhasil menghubungi keluarganya menggunakan telepon seluler miliknya.

Dia berhasil lolos dari maut. Namun, Karen dan Flores tidak seberuntung Estrada. Keduanya kini masih dinyatakan hilang. (*/I-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya