Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GENERAL Motors akan menarik 2,5 juta unit kendaraan di Tiongkok. Hal itu dilakukan terkait dengan masalah airbag yang diproduksi perusahaan Jepang, Takata.
GM dan mitra mereka di Tiongkok, Shanghai GM, secara serentak akan menarik jenis kendaraan Chevrolet dan Buick. Kedua perusahaan itu menjamin penggantian airbag tidak akan dikenai biaya.
Meski begitu, otoritas Tiongkok menilai penarikan jutaan unit kendaraan di ‘Negeri Tirai Bambu’ menjadi pukulan keras terhadap perusahaan Amerika Serikat (AS) selaku penjual mobil terbesar di dunia.
Sebelumnya, Takata telah menarik kembali produksi airbag sebanyak 100 juta unit di sejumlah produsen mobil termasuk 70 juta di AS. Hal itu disebabkan airbag tidak berfungsi semestinya, yakni tidak mengembang dan pecah saat terjadi benturan.
Kecacatan airbag tersebut telah menewaskan 16 orang pengendara dan penumpang. Selain itu, menyebabkan korban lainnya luka-luka di berbagai negara.
Pekan lalu, perusahaan pembuat mobil ternama Volkswagen asal Jerman telah menarik 4,86 juta kendaraan di Tiongkok terkait dengan masalah airbag. Saat ini, Tiongkok merupakan pasar penting bagi produsen-produsen mobil di dunia.
Pada Februari 2017, Takata yang merupakan perusahaan mobil terbesar di Jepang telah mengakui kesalahan tersebut. Perusahaan itu telah membayar denda sebagai sanksi atas kecacatan produksi airbag.
Saat ini, di dunia GM tercatat sebagai produsen yang menduduki peringkat pertama dalam penjualan mobil di dunia.
Tahun lalu, mereka berhasil menjual 3,87 juta unit kendaraan. Produsen mobil asal AS itu telah melampaui angka penjualan Volkswagen. (AFP/*/I-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved