Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH badai Irma, kini badai Maria akan menerjang Amerika Serikat (AS). Kemarin, badai tersebut sudah bergerak menuju bagian timur Karibia.
Wilayah itu masih dalam keadaan porak-poranda pascaamukan badai Irma. Badai Maria diperkirakan akan semakin menguat karena melintasi rute badai Irma.
Dalam mengantisipasi hal itu, Pusat Badai Nasional AS telah mengeluarkan peringatan. Lembaga itu mengingatkan badai tersebut berpotensi menjadi badai terbesar.
Tidak hanya AS, wilayah Prancis di Guadeloupe yang menjadi pusat bantuan untuk pulau-pulau yang dihantam badai Irma beberapa waktu lalu juga berpotensi menjadi sasaran amukan badai Maria.
Saat ini, keadaan di Guadeloupe berada pada siaga merah. Sekolah-sekolah diliburkan dan pusat-pusat bisnis serta kantor-kantor pemerintah diminta ditutup sampai badai tersebut berlalu.
Peringatan juga diberikan kepada Republik Dominika, Saint Kitts, Nevis, dan pulau British Montserrat, serta Martinique yang masuk wilayah Prancis. Menteri Dalam Negeri Prancis Gerard Collom, Minggu (17/9), telah mengingatkan warga Prancis di sana.
Dia mengatakan warga Prancis di di Guadeloupe akan menghadapi ujian berat jika badai Maria melintasi kawasan itu. “Kalau badai Maria datang, tidak akan ada lagi tempat logistik untuk menyuplai pangan ke Saint Martin dan mengatur jembatan penyeberangan,” kata Collom.
Sebelumnya, saat badai Irma mengamuk, 15 orang tewas di Saint Martin. Kawasan itu ialah pulau yang dimiliki Prancis dan Belanda.
Pemerintah Barbados, kemarin, juga mengeluarkan peringatan akan ancaman badai Maria terhadap wilayah Dominika. Hal itu dilakukan sekitar 36 jam sebelum kedatangan angin tropis.
Petugas badan meteorologi di Guadeloupe memperkirakan banjir akan terjadi di area dataran rendah. Untuk itu, warga yang tinggal sana diimbau sementara untuk pindah ke daerah yang lebih tinggi.
Selama ini, tiga negara pemilik pulau-pulau di sana, yaitu Prancis, Inggris, dan Belanda, dikritik karena kegagalan dalam hal penindakan terhadap pelanggaran hukum di laut.
Di saat meluasnya masalah kekurangan makanan, air bersih, dan listrik untuk para pengungsi karena bencana alam, ketiga negara Eropa itu dinilai tidak sigap.
Di lain hal, National Hurricane Center (NHC) merilis amukan badai Maria diperkirakan akan terjadi di sepanjang pantai timur AS.
‘Badai tropis mungkin diperlukan bagi sebagian wilayah, mulai North Carolina sampai New England selama satu atau dua hari ke depan’, tulis NHC. (AFP/*/I-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved