Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA warga Indonesia bernama Sarapuddin Koni dan Sawal Maryam dilaporkan berhasil melarikan diri dari tawanan gerilyawan Abu Sayyaf setelah sempat 10 bulan disandera kelompok itu.
Brigadir Jenderal Cirilito Sobejana mengatakan, tentara Filipina menjumpai kedua pelaut tersebut kemarin (Kamis, 7/9) di Kota Indanan, Provinsi Sulu, Filipina Selatan.
"Mereka ditemukan saat sedang menumpang kendaraan umum," kata Sobejana yang menjadi komandan satuan tugas untuk wilayah tersebut.
Mereka diindikasikan mengalami gizi buruk, tetapi tidak ada laporan adanya luka pada dua pria tersebut. Mereka lalu dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan dan juga akan menjalani pembekalan oleh militer.
Informasi dan situasi mengenai lolosnya kedua orang itu masih simpang siur. Namun, Sobejana mengatakan, tepat sebelum penemuan mereka, pasukan Filipina bentrok dengan 20 gerilyawan Abu Sayyaf di Kota Talipao.
Bentrokan itu menyebabkan 5 milisi tewas dan 5 tentara terluka. "Tampaknya mereka bisa melarikan diri dari penculik setelah baku tembak yang terjadi 30 menit itu," ujarnya.
Kelompok Abu Sayyaf kini masih menahan 17 sandera di Sulu, 13 di antaranya orang asing - satu warga Belanda, tujuh orang Vietnam, dan lima orang Indonesia.(AFP/Hym/X-11)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved