Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
Kamboja menuding militer Laos telah melanggar perbatasan dengan memasuki wilayah mereka di tenggara. Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengultimatum akan menggunakan kekuatan untuk mengusir mereka jika belum angkat kaki dari wilayah itu pada 17 Agustus.
Kementerian Luar Negeri Kamboja dalam pernyataannya kemarin mengatakan untuk mengatasi masalah itu Hun Sen akan mengunjungi ibu kota Laos, Vientiane, hari ini.
Hubungan kedua negara bertetangga secara umum berjalan harmonis lantara sama-sama memiliki pemerintahan komunis setelah 1975. Hun Sen, kemarin, mengatakan hubungan kedua negara mulai bermasalah ketika 30 tentara Laos memasuki wilayah tak bertuan di perbatasan. Mereka menghentikan insinyur-insinyur militer Kamboja yang sedang membangun jalan di sebuah wilayah yang diakui Kamboja sebagai wilayahnya di Provinsi Stung Treng.
Hun Sen mengatakan Kamboja menghentikan pembuatan jalan itu. Namun sebaliknya, tentara Laos tetap bercokol.
Hun Sen mengatakan dia telah memerintahkan para panglima militer untuk siap mengirimkan pasukan tempur ke wilayah sengketa itu. Namun, kata dia, untuk saat ini solusi diplomatik masih dikedepankan. Dia memperingatkan rakyat negerinya untuk tidak usah cemas ketika melihat militer bergerak.
“Saya meminta Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith untuk menarik pasukannya keluar dari wilayah Kamboja tanpa syarat dan batas waktunya 17 Agustus,” kata Hun Sen.
“Kami tidak ingin bertikai dengan Laos. Namun, kami juga tidak mau situasi terus seperti ini lagi,” sambungnya.
Hun Sen mengatakan dia telah membicarakan hal itu dengan Sisoulith. Belum lama ini, dia juga mengirimkan surat kepadanya, tetapi tidak mendapat balasan.
Hun Sen menegaskan, jika Sisoulith tidak ingin bertemu dengannya, dia semestinya menarik pasukannya keluar dari wilayah Kamboja. “Saya ingin Laos membicarakan dengan jelas apakah pasukan itu akan ditarik atau tidak,” tegasnya. (AP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved