Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut peringatan dini tsunami pascagempa tektonik bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Maluku Utara dan Sulawesi Utara, Kamis (2/4). Keputusan ini menjadi lampu hijau bagi Tim SAR gabungan untuk segera merangsek ke titik-titik terdampak guna melakukan asesmen dan penyelamatan.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengonfirmasi bahwa status peringatan dini berakhir pada pukul 09.56 WIB. Pengakhiran ini dilakukan setelah data pemantauan muka air laut (tide gauge) menunjukkan kondisi yang stabil setelah tiga kali observasi pascagempa.
"Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar dalam pengambilan keputusan hingga akhirnya peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir," tegas Teuku Faisal Fathani dilansir dari Antara, Kamis (2/4).
Berdasarkan data BMKG, gelombang tsunami kecil memang sempat terdeteksi di beberapa titik pesisir. Kenaikan muka air laut tertinggi tercatat di Minahasa Utara setinggi 0,75 meter, disusul Halmahera Barat 0,30 meter, dan Bitung 0,20 meter.
Meski sempat memicu kepanikan, tren penurunan permukaan air laut memungkinkan tim evakuasi dari Basarnas, BNPB, dan BPBD untuk mulai bekerja di lapangan.
Gempa yang berpusat di barat daya Pulau Batang Dua, Ternate ini dirasakan kuat di Manado hingga Gorontalo. BMKG kini menekankan pentingnya penguatan infrastruktur tahan gempa sebagai langkah mitigasi jangka panjang di wilayah rawan tersebut.
Teuku juga mengingatkan masyarakat untuk tidak termakan hoaks dan hanya merujuk pada kanal resmi. "Peningkatan mitigasi bencana penting, termasuk pembangunan infrastruktur tahan gempa dan kewaspadaan di wilayah rawan tsunami," pungkasnya.
| Lokasi Terdeteksi Tsunami | Ketinggian Gelombang |
|---|---|
| Minahasa Utara | 0,75 Meter |
| Halmahera Barat | 0,30 Meter |
| Bitung | 0,20 Meter |
(Z-10)
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa M7.6 di Maluku Utara. Sempat terjadi kenaikan muka air laut dan 48 gempa susulan terpantau.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia meluncurkan Sistem Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami di Instituto de Geociências de Timor-Leste (IGTL), Dili.
Untuk status peringatan tsunami lebih dari tiga meter maka akan berstatus awas, untuk siaga berada di 0,5 sampai 3 meter, sedangkan status waspada berada di ketinggian 0 hingga 0,5 meter.
Badan Informasi Geospasial (BIG) mengecam keras aksi pencurian peralatan survei yang terjadi di Stasiun Pasang Surut (Pasut) Baing, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Pemotongan antenna modem pada pada 9 Februari 2025, pemotongan kabel antenna GPS pada 1 Maret 2025, pemotongan kabel panel surya pada 6 Maret 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved