Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

1964:Raja Saud Turun Takhta

History | BBC | Dok MI
02/11/2015 00:00
1964:Raja Saud Turun Takhta
(Wikipedia)
SAUD Ibn Abd al Aziz Al Su'ud menjadi Raja Arab Saudi sejak 1953 sampai 2 November 1964. Ia anak sulung Raja Ibnu Saud. Saud dilantik menjadi putra mahkota pada 11 Mei 1933, tapi baru menjadi raja setelah ayahnya wafat.

Semasa pemerintahannya, banyak kantor pemerintahan didirikan di samping pendirian Universitas Raja Su'ud di Riyadh. Sepanjang pemerintahannya, banyak ketidakpuasan disuarakan anggota keluarganya sendiri.

Raja Saud memberi anak-anaknya (yang berjumlah sekitar 30 orang) kekuasaan yang tinggi, di samping melantik mereka ke posisi-posisi yang penting dalam kerajaan. Hal itu menyebabkan adik-adiknya, terutama adik-adik tirinya, merasa tidak puas.

Mereka memandang anak-anak Raja Saud tidak mempunyai cukup pengalaman dalam memerintah negara. Mereka juga khawatir Raja Saud melantik anaknya untuk menggantikannya setelah itu.

Sang raja gemar membelanjakan uang negara demi kepentingan pribadi dan keluarganya. Ia juga membuat kekisruhan politik, di antaranya dikaitkan dengan percobaan pembunuhan Gamal Abdel Nasser. Raja Saud juga suka minum arak.

Sebuah perebutan kekuasaan oleh keluarganya sendiri terjadi pada 1964. Kudeta itu disokong golongan ulama. Adik tirinya, Faishal bin Abdul Aziz Al Su'ud, diangkat sebagai raja. Raja Saud pindah ke Jenewa setelah diusir keluar dari Arab Saudi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya