SAUD
Ibn Abd al Aziz Al Su'ud menjadi Raja Arab Saudi sejak 1953 sampai 2
November 1964. Ia anak sulung Raja Ibnu Saud. Saud dilantik menjadi
putra mahkota pada 11 Mei 1933, tapi baru menjadi raja setelah ayahnya
wafat.
Semasa pemerintahannya, banyak kantor pemerintahan
didirikan di samping pendirian Universitas Raja Su'ud di Riyadh.
Sepanjang pemerintahannya, banyak ketidakpuasan disuarakan anggota
keluarganya sendiri.
Raja Saud memberi anak-anaknya (yang
berjumlah sekitar 30 orang) kekuasaan yang tinggi, di samping melantik
mereka ke posisi-posisi yang penting dalam kerajaan. Hal itu menyebabkan
adik-adiknya, terutama adik-adik tirinya, merasa tidak puas.
Mereka
memandang anak-anak Raja Saud tidak mempunyai cukup pengalaman dalam
memerintah negara. Mereka juga khawatir Raja Saud melantik anaknya untuk
menggantikannya setelah itu.
Sang raja gemar membelanjakan uang
negara demi kepentingan pribadi dan keluarganya. Ia juga membuat
kekisruhan politik, di antaranya dikaitkan dengan percobaan pembunuhan
Gamal Abdel Nasser. Raja Saud juga suka minum arak.
Sebuah
perebutan kekuasaan oleh keluarganya sendiri terjadi pada 1964. Kudeta
itu disokong golongan ulama. Adik tirinya, Faishal bin Abdul Aziz Al
Su'ud, diangkat sebagai raja. Raja Saud pindah ke Jenewa setelah diusir
keluar dari Arab Saudi.