Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Paviliun Indonesia di Milan Sedot 4 Juta Pengunjung

J-2
01/11/2015 00:00
Paviliun Indonesia di Milan Sedot 4 Juta Pengunjung
(MI/RAJA SUHUD)
PAVILIUN Indonesia sukses menyedot pengunjung dalam World Expo Milan 2015. Sejak dimulai enam bulan lalu hingga resmi ditutup kemarin, jumlah pengunjung tercatat hampir mencapai 4 juta dari target semula 2,5 juta. Dengan jumlah pengunjung sebanyak itu, Paviliun Indonesia berada di peringkat 8 dari 147 negara peserta. Posisinya berada di bawah Amerika Serikat, Italia, Oman, Rusia, Turki, Qatar, Spanyol, dan Inggris.

Duta Besar Indonesia untuk Italia August Parengkuan menyatakan bangga karena Indonesia bisa berprestasi di ajang tingkat dunia terbesar setelah Olimpiade dan Piala Dunia.

Itu membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing merebut perhatian dunia. "Apalagi, pemerintah tidak mengeluarkan dana dari APBN untuk membiayai Paviliun Indonesia. Jadi, kita berterima kasih kepada pihak penyelenggara yang sudah bekerja keras menghadirkan Indonesia di World Expo," kata August saat memberikan sambutan pada syukuran Paviliun Indonesia di Milan seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Raja Suhud VHM dari Milan, Italia, kemarin.

Sementara itu, musikus Jaya Suprana mengatakan seluruh awak yang terlibat dalam gelaran itu merupakan pahlawan bangsa. Sebab, mereka telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

"Sebelas hari lagi kita merayakan Hari Pahlawan. Kalianlah anak-anak bangsa yang menjadi pahlawan guna menyelamatkan nama Indonesia di ajang bergengsi ini," ujarnya.

Pendiri Artha Graha Peduli, Tomy Winata, yang menjadi pendukung utama keikutsertaan Indonesia dalam World Expo Milan 2015 berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara itu. Keterlibatan Artha Graha Peduli dalam event ini, lanjutnya, merupakan bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara. Apalagi, pada awalnya, ada pemberitaan yang tidak tepat dan menjurus kepada pelecehan negara.

"Kami terpanggil agar nama Indonesia bisa berdiri tegak. Tidak dilecehkan. Karena ada Merah Putih dan Garuda di Paviliun Indonesia," katanya. Tomy juga menyarankan kepada pemerintah untuk segera membentuk tim persiapan kepesertaan dalam World Expo 2020 yang rencananya dilaksanakan di Dubai. Dengan demikian, tim bisa segera menyusun rencana sehingga Indonesia tampil lebih baik lagi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya