Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SHOLAT taubat adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan, baik yang disengaja maupun tidak.
Sholat ini biasanya dikerjakan dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan berdoa memohon ampunan kepada Allah.
Sholat taubat dapat dilaksanakan kapan saja, selama bukan pada waktu yang dilarang untuk sholat, dan menjadi salah satu cara untuk membersihkan hati serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Waktu yang sangat utama karena Allah membuka pintu ampunan dan doa mudah dikabulkan.
Dianjurkan segera bertaubat tanpa menunda.
Waktu yang tenang dan khusyuk untuk bermunajat.
Seperti malam Jumat atau saat hati benar-benar khusyuk.
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Ushallī sunnatat-taubati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku niat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Allāhumma-ghfir lī ẓunūbī kullahā, diqqahā wa jillahā, awwalahā wa ākhirahā, sirrahā wa ‘alāniyatahā.
Artinya
“Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku, yang kecil maupun besar, yang terdahulu maupun yang terakhir, yang tersembunyi maupun yang tampak.”
Taubat yang sempurna dilakukan dengan menyesal, berhenti dari dosa, dan bertekad tidak mengulanginya. (Z-4)
Sumber: baznas, zalora
Sholat ini menjadi bentuk penyesalan dan permohonan maaf kepada Allah, disertai dengan niat kuat untuk tidak mengulangi dosa tersebut di masa depan.
Sholat ini bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk sholat, seperti setelah Subuh hingga terbit matahari dan setelah Ashar hingga terbenam matahari.
Sholat ini biasanya dilakukan 2 rakaat, kemudian dilanjutkan dengan istighfar dan doa taubat, sebagai bentuk kembalinya seorang hamba kepada Allah.
Sholat ini termasuk salah satu bentuk ibadah untuk bertaubat dengan sungguh-sungguh, menyesali kesalahan, dan bertekad tidak mengulanginya lagi.
Allāhumma anta rabbī, lā ilāha illā anta. Khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘t. A‘ūdzu bika min syarri mā shana‘t. Abū’u laka bini‘matika
Sholat ini biasanya dikerjakan 2 rakaat dan dianjurkan dilakukan saat seseorang benar-benar menyesal dan ingin bertaubat dengan sungguh-sungguh.
Sholat ini bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk sholat, seperti setelah Subuh hingga terbit matahari dan setelah Ashar hingga terbenam matahari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved