Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Arti Barakallahu Fiik, Jawaban, dan Cara Penggunaannya yang Tepat

Thalatie K Yani
16/1/2026 12:15
Arti Barakallahu Fiik, Jawaban, dan Cara Penggunaannya yang Tepat
Ilustrasi(Pinterest)

Dalam interaksi sehari-hari umat Muslim, kita sering mendengar ucapan doa yang berbunyi barakallahu fiik. Ucapan ini bukan sekadar basa-basi atau pengganti ucapan terima kasih semata, melainkan sebuah doa tulus yang memohon keberkahan dari Allah SWT. Memahami makna, cara penulisan, serta bagaimana cara menjawabnya merupakan hal penting agar komunikasi yang terjalin tidak hanya santun, tetapi juga bernilai ibadah di sisi-Nya.

Arti Barakallahu Fiik

Secara etimologi atau bahasa, kalimat Barakallahu Fiik berasal dari tiga kata dasar dalam bahasa Arab:

  • Baraka (بَارَكَ): Artinya 'berkah' atau 'memberkahi'.
  • Allah (اللهُ): Merujuk pada Allah SWT.
  • Fiik (فِيكَ): Merupakan gabungan dari huruf jar 'fii' (di dalam/kepada) dan dhamir 'ka' (kamu).

Jadi, arti barakallahu fiik secara harfiah adalah "Semoga Allah memberkahimu". Ucapan ini mengandung doa agar orang yang dituju mendapatkan limpahan kebaikan, rahmat, dan petunjuk dari Allah SWT dalam segala aspek kehidupannya.

Tulisan Arab Barakallahu Fiik

Bagi Anda yang ingin menuliskan ucapan ini dengan benar dalam pesan singkat atau media sosial, berikut adalah penulisan Arab yang tepat beserta harakatnya:

بَارَكَ اللهُ فِيكَ

Membaca dan menuliskan doa ini dengan tajwid dan makhraj yang benar sangat dianjurkan agar makna doa tersebut sampai dengan sempurna.

Perbedaan Penggunaan: Fiika, Fiiki, dan Fiikum

Dalam kaidah bahasa Arab (Nahwu Shorof), penggunaan kata ganti (dhamir) di akhir kalimat harus disesuaikan dengan siapa lawan bicara kita (mukhatab). Berikut adalah rincian penggunaannya agar Anda tidak salah ucap:

  • Barakallahu Fiika (بَارَكَ اللهُ فِيكَ): Diucapkan khusus untuk satu orang laki-laki.
  • Barakallahu Fiiki (بَارَكَ اللهُ فِيكِ): Diucapkan khusus untuk satu orang perempuan.
  • Barakallahu Fiikum (بَارَكَ اللهُ فِيكُمْ): Diucapkan untuk orang banyak (jamak) atau bisa juga digunakan untuk satu orang sebagai bentuk penghormatan yang sangat tinggi.

Jawaban Barakallahu Fiik (Cara Membalas)

Ketika seseorang mendoakan kebaikan untuk kita, Islam mengajarkan agar kita membalasnya dengan doa yang serupa atau bahkan lebih baik. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur'an mengenai etika menjawab penghormatan.

Allah SWT berfirman dalam Surat An-Nisa ayat 86:

وَإِذَا حُيِّيتُم بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا۟ بِأَحْسَنَ مِنْهَآ أَوْ رُدُّوهَآ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَسِيبًا

Artinya: "Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungkan segala sesuatu."

Berdasarkan dalil tersebut dan sunnah Nabi Muhammad SAW, berikut adalah jawaban atau balasan yang tepat ketika mendengar ucapan Barakallahu Fiik:

1. Jawaban untuk Laki-laki

Jika yang mengucapkan adalah laki-laki, Anda bisa menjawab:

وَفِيكَ بَارَكَ اللهُ

Latin: Wa fiika barakallah.
Artinya: "Dan semoga Allah juga memberkahimu."

2. Jawaban untuk Perempuan

Jika yang mengucapkan adalah perempuan, jawabannya adalah:

وَفِيكِ بَارَكَ اللهُ

Latin: Wa fiiki barakallah.
Artinya: "Dan semoga Allah juga memberkahimu (perempuan)."

3. Jawaban untuk Orang Banyak/Umum

Jika diucapkan di dalam grup atau kepada orang banyak:

وَفِيكُمْ بَارَكَ اللهُ

Latin: Wa fiikum barakallah.
Artinya: "Dan semoga Allah juga memberkahi kalian semua."

Waktu yang Tepat Mengucapkan Barakallahu Fiik

Ucapan ini sangat fleksibel dan dianjurkan untuk diucapkan dalam berbagai momen bahagia atau ketika melihat kebaikan pada saudara sesama Muslim. Berikut beberapa momen yang tepat:

  1. Saat Ulang Tahun (Milad): Mengganti ucapan "Selamat Ulang Tahun" dengan Barakallahu fii umrik (Semoga Allah memberkahi usiamu) adalah budaya yang baik karena mengandung doa keselamatan dunia akhirat.
  2. Saat Pernikahan: Mendoakan keberkahan bagi pengantin, sebagaimana Rasulullah SAW mengajarkan doa Barakallahu laka wa baaraka 'alaika.
  3. Mendapat Rezeki atau Hadiah: Ketika seseorang mendapatkan nikmat, rezeki, atau kita menerima pemberian dari orang lain, ucapkanlah doa ini sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih.
  4. Melihat Prestasi atau Kebaikan: Saat melihat keberhasilan teman atau saudara, ucapan ini menjadi penawar penyakit hati (ain/dengki) dan menggantinya dengan doa keberkahan.

Keutamaan Mendoakan Keberkahan

Mengucapkan barakallahu fiik memiliki keutamaan yang besar dibandingkan sekadar ucapan selamat biasa. Dalam Islam, konsep "berkah" (Barakah) berarti ziyadatul khair atau bertambahnya kebaikan. Sesuatu yang berkah, meskipun sedikit, akan terasa cukup dan membawa ketenangan.

Rasulullah SAW bersabda mengenai pentingnya saling mendoakan. Doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuan orang tersebut adalah doa yang mustajab. Dengan membiasakan ucapan ini, kita tidak hanya mempererat tali silaturahmi (ukhuwah islamiyah), tetapi juga menebarkan energi positif dan optimisme di lingkungan sosial kita.

Oleh karena itu, mari biasakan lisan kita untuk mengucapkan doa-doa baik seperti ini dalam percakapan sehari-hari, baik secara langsung maupun melalui pesan digital.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya