Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Niat Mandi Taubat: Tata Cara, Doa, dan Waktu Pelaksanaannya

 Gana Buana
15/1/2026 15:15
Niat Mandi Taubat: Tata Cara, Doa, dan Waktu Pelaksanaannya
Panduan lengkap niat mandi taubat, tata cara pelaksanaan, doa, serta waktu terbaik mengerjakannya(Freepik)

DALAM ajaran Islam, setiap manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa. Namun, Allah SWT Maha Pengampun lagi Maha Penyayang yang senantiasa membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh ingin kembali ke jalan yang benar. Salah satu langkah awal untuk menyucikan diri dari dosa besar maupun kecil adalah dengan melakukan niat mandi taubat dan melaksanakannya dengan tata cara yang sesuai syariat. Mandi taubat atau mandi tobat merupakan mandi sunnah yang dikerjakan seorang muslim sebagai bentuk penyesalan atas dosa yang telah diperbuat dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi (taubatan nasuha).

Mandi taubat memiliki fungsi untuk menyucikan diri secara lahiriah sebelum seseorang menghadap Allah SWT untuk memohon ampunan secara batiniah melalui sholat taubat. Meskipun bukan syarat sah mutlak untuk bertaubat, para ulama menyepakati bahwa mandi ini sangat dianjurkan (sunnah), terutama bagi mereka yang baru saja melakukan dosa besar atau baru memeluk agama Islam (mualaf). Berikut adalah panduan lengkap mengenai niat, tata cara, dan dalil pelaksanaannya.

Bacaan Niat Mandi Taubat

Segala amal perbuatan tergantung pada niatnya. Oleh karena itu, melafalkan niat adalah rukun yang paling utama. Niat ini bisa dilafalkan dalam hati bersamaan dengan saat pertama kali air menyentuh tubuh. Berikut adalah bacaan niat mandi taubat lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِلتَّوْبَةِ عَنْ جَمِيْعِ الذُّنُوْبِ للهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla lit taubati 'an jami'idz dzunuubi lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya berniat mandi taubat dari segala dosa karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Mandi Taubat yang Benar

Secara umum, tata cara mandi taubat hampir sama dengan mandi wajib (mandi junub) atau mandi besar lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada niatnya. Berikut adalah langkah-langkah pelaksanaan mandi taubat sesuai sunnah Rasulullah SAW agar ibadah penyucian diri Anda sempurna:

  1. Membaca Niat: Seperti yang disebutkan di atas, niat dibaca saat mulai membasuh tubuh dengan air.
  2. Membasuh Kedua Telapak Tangan: Basuhlah kedua telapak tangan sebanyak tiga kali hingga ke sela-sela jari.
  3. Membersihkan Najis dan Kotoran: Bersihkan area kemaluan dan dubur, serta kotoran yang menempel di sekitar anggota tubuh lainnya menggunakan tangan kiri.
  4. Berwudhu: Lakukan wudhu secara sempurna seperti hendak melaksanakan sholat, dimulai dari membasuh tangan hingga membasuh kaki.
  5. Membasuh Kepala: Siramkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali, pastikan air meresap hingga ke pangkal rambut dan kulit kepala.
  6. Membasuh Seluruh Tubuh: Siramkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan kemudian sisi kiri. Pastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat, termasuk lipatan-lipatan kulit.
  7. Menggosok Tubuh: Disunnahkan untuk menggosok tubuh agar daki dan kotoran benar-benar hilang, sehingga tubuh menjadi bersih dan suci.
  8. Membasuh Kaki: Sebagai penutup, basuhlah kedua kaki hingga mata kaki.

Waktu Pelaksanaan Mandi Taubat

Tidak ada waktu spesifik yang diwajibkan untuk melaksanakan mandi taubat. Ibadah ini bisa dilakukan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam hari. Namun, para ulama menyarankan waktu-waktu utama agar proses taubat lebih khusyuk, antara lain:

  • Sepertiga Malam Terakhir: Ini adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan. Anda bisa melakukan mandi taubat kemudian dilanjutkan dengan sholat taubat dan sholat tahajud.
  • Setelah Melakukan Dosa: Segeralah bersuci dan bertaubat sesaat setelah menyadari telah melakukan kesalahan atau dosa.

Sholat Taubat dan Dalilnya

Setelah selesai melakukan mandi taubat, sangat dianjurkan untuk menyempurnakannya dengan melaksanakan sholat sunnah taubat dua rakaat. Dalam sholat ini, perbanyaklah sujud dan memohon ampunan dengan sungguh-sungguh.

Perintah untuk bertaubat dengan sungguh-sungguh (Taubatan Nasuha) tercantum dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam Surat At-Tahrim ayat 8:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai..."

Selain itu, anjuran untuk segera mengingat Allah dan memohon ampun setelah berbuat dosa juga dijelaskan dalam Surat Ali 'Imran ayat 135:

وَالَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً اَوْ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَاسْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ

Artinya: "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui."

Keutamaan Mandi Taubat

Melakukan mandi taubat bukan sekadar ritual membasuh tubuh dengan air. Lebih dari itu, mandi ini adalah simbolisasi pembersihan jiwa dari noda hitam dosa. Dengan kondisi fisik yang suci dan segar setelah mandi, diharapkan hati akan lebih siap untuk menghadap Sang Pencipta dalam sholat dan dzikir. Kebersihan fisik seringkali berkorelasi dengan ketenangan batin, yang sangat dibutuhkan saat seseorang sedang dalam fase penyesalan dan permohonan ampun.

Semoga dengan memahami niat mandi taubat dan tata caranya, kita senantiasa dimudahkan oleh Allah SWT untuk kembali ke jalan-Nya dan mendapatkan ampunan-Nya yang luas. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya