Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Niat Sholat Jamak Qashar Taqdim Dzuhur dan Ashar Lengkap

Thalatie K Yani
12/1/2026 11:16
Niat Sholat Jamak Qashar Taqdim Dzuhur dan Ashar Lengkap
Ilustrasi(freepik)

Islam adalah agama yang memberikan kemudahan (taysir) bagi umatnya dalam menjalankan ibadah, terutama ketika sedang menghadapi kesulitan atau dalam kondisi perjalanan jauh (safar). Salah satu bentuk keringanan (rukhsah) yang diberikan Allah SWT adalah kebolehan untuk menjamak (menggabungkan) dan mengqashar (meringkas) sholat. Bagi Anda yang sedang dalam perjalanan jauh, memahami niat sholat jamak qashar taqdim dzuhur dan ashar sangatlah penting agar ibadah tetap sah dan diterima.

Sholat jamak qashar taqdim merupakan pelaksanaan dua sholat fardu dalam satu waktu (di waktu sholat pertama) dengan meringkas jumlah rakaatnya. Dalam konteks Dzuhur dan Ashar, ini berarti mengerjakan sholat Dzuhur dan Ashar pada waktu Dzuhur, di mana masing-masing sholat dikerjakan sebanyak dua rakaat, bukan empat rakaat. Berikut adalah panduan lengkap mengenai niat, syarat, dan tata caranya.

Pengertian Jamak, Qashar, dan Taqdim

Sebelum masuk ke bacaan niat, penting untuk memahami definisi dari istilah-istilah fikih berikut ini agar tidak terjadi kekeliruan dalam pelaksanaannya:

  • Sholat Jamak: Mengumpulkan dua sholat fardu untuk dikerjakan dalam satu waktu. Pasangan sholat yang boleh dijamak adalah Dzuhur dengan Ashar, serta Maghrib dengan Isya.
  • Sholat Qashar: Meringkas sholat fardu yang berjumlah empat rakaat menjadi dua rakaat. Sholat yang bisa diqashar adalah Dzuhur, Ashar, dan Isya. Maghrib dan Subuh tidak bisa diqashar.
  • Jamak Taqdim: Menggabungkan dua sholat dan mengerjakannya pada waktu sholat yang pertama. Contohnya, mengerjakan Dzuhur dan Ashar di waktu Dzuhur.

Jadi, sholat jamak qashar taqdim Dzuhur dan Ashar artinya Anda mengerjakan sholat Dzuhur 2 rakaat dilanjutkan sholat Ashar 2 rakaat, yang semuanya dilakukan pada rentang waktu sholat Dzuhur.

Syarat Sah Melakukan Sholat Jamak Qashar

Tidak semua perjalanan mengizinkan seseorang untuk melakukan sholat jamak qashar. Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi sesuai kesepakatan para ulama:

  1. Jarak Perjalanan: Jarak tempuh perjalanan minimal mencapai 2 marhalah atau sekitar 82 km hingga 89 km (terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai konversi pastinya, namun mayoritas menggunakan acuan sekitar 80-an km).
  2. Tujuan yang Baik: Perjalanan dilakukan bukan untuk tujuan maksiat (safar mubah), seperti bekerja, silaturahmi, atau rekreasi yang halal.
  3. Masih dalam Perjalanan: Sholat dilakukan saat masih berstatus musafir, belum sampai di tujuan akhir atau kembali ke rumah.
  4. Berniat Jamak dan Qashar: Niat harus dilafalkan atau diletakkan dalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram.

Bacaan Niat Sholat Jamak Qashar Taqdim Dzuhur dan Ashar

Dalam pelaksanaannya, sholat dilakukan secara terpisah (dua kali salam). Anda mengerjakan sholat Dzuhur terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan sholat Ashar.

1. Niat Sholat Dzuhur (2 Rakaat)

Lakukan sholat Dzuhur terlebih dahulu sebanyak 2 rakaat. Berikut adalah lafal niatnya:

أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا إِلَيْهِ الْعَصْرُ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii fardhazh zhuhri rak'ataini qashran majmuu'an ilaihil 'ashru jam'a taqdiimin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat sholat fardu Dzuhur dua rakaat diqashar dengan menjamak Ashar kepadanya, dengan jamak taqdim, karena Allah Ta'ala."

2. Niat Sholat Ashar (2 Rakaat)

Setelah selesai sholat Dzuhur (salam), segera berdiri untuk melaksanakan sholat Ashar 2 rakaat dengan niat sebagai berikut:

أُصَلِّي فَرْضَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا إِلَى الظُّهْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallii fardhal 'ashri rak'ataini qashran majmuu'an ilazh zhuhri jam'a taqdiimin lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat sholat fardu Ashar dua rakaat diqashar dengan menjamaknya kepada Dzuhur, dengan jamak taqdim, karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Pelaksanaan (Step-by-Step)

Agar lebih jelas, berikut adalah urutan pelaksanaan sholat jamak qashar taqdim Dzuhur dan Ashar:

  1. Berwudu dengan sempurna untuk menghilangkan hadas kecil.
  2. Menghadap kiblat dan berdiri tegak (bagi yang mampu).
  3. Melakukan Sholat Dzuhur:
    • Membaca niat sholat Dzuhur jamak qashar taqdim (seperti di atas) saat Takbiratul Ihram.
    • Melaksanakan sholat sebanyak 2 rakaat (bukan 4 rakaat).
    • Diakhiri dengan salam.
  4. Langsung Berdiri untuk Sholat Ashar:
    • Penting: Antara sholat pertama dan kedua harus muwalat (bersegera/berurutan). Tidak boleh ada jeda lama seperti zikir panjang, mengobrol, atau makan. Cukup iqamah (sunah) lalu lanjut sholat kedua.
  5. Melakukan Sholat Ashar:
    • Membaca niat sholat Ashar jamak qashar taqdim saat Takbiratul Ihram.
    • Melaksanakan sholat sebanyak 2 rakaat.
    • Diakhiri dengan salam.

Dalil Disyariatkannya Mengqashar Sholat

Landasan hukum diperbolehkannya meringkas sholat saat bepergian tercantum dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam Surat An-Nisa ayat 101:

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ إِنْ خِفْتُمْ أَنْ يَفْتِنَكُمُ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ إِنَّ الْكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُبِينًا

Artinya: "Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu menqashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu." (QS. An-Nisa: 101)

Meskipun ayat tersebut menyebutkan kondisi "takut diserang", para ulama sepakat bahwa dalam kondisi aman pun rukhsah ini tetap berlaku sebagai sedekah (keringanan) dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang sedang dalam perjalanan.

Kesimpulan

Melaksanakan niat sholat jamak qashar taqdim dzuhur dan ashar adalah solusi syariat untuk menjaga sholat tetap terlaksana meskipun sedang dalam perjalanan jauh yang melelahkan. Kuncinya adalah memastikan syarat jarak terpenuhi dan menjaga kesinambungan (muwalat) antara sholat Dzuhur dan Ashar tanpa jeda yang panjang. Dengan memanfaatkan keringanan ini, seorang muslim tidak hanya mematuhi kewajiban tetapi juga mensyukuri kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya