Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Pesthi Artinya Apa? Simak Makna Lengkap dalam Hitungan Weton Jodoh

Thalatie K Yani
12/1/2026 14:00
Pesthi Artinya Apa? Simak Makna Lengkap dalam Hitungan Weton Jodoh
Ilustrasi(Unsplash)

Dalam tradisi masyarakat Jawa, perhitungan weton sebelum melangsungkan pernikahan masih menjadi budaya yang dipegang teguh hingga saat ini. Salah satu hasil perhitungan yang sering muncul dan dicari maknanya adalah pesthi. Secara harfiah dalam konteks Primbon Jawa, pesthi artinya adalah pasti, tentu, atau takdir yang tidak bisa diubah. Istilah ini merujuk pada prediksi nasib rumah tangga pasangan yang diyakini akan berjalan harmonis, rukun, dan langgeng hingga tua.

Memahami hasil hitungan weton bukan hanya sekadar melihat angka, melainkan memahami filosofi di baliknya. Hasil perhitungan seperti pesthi, tinari, sujanan, atau pegat didapatkan dari penjumlahan neptu (nilai hari dan pasaran) kedua calon mempelai yang kemudian dibagi dengan angka pembagi tertentu (biasanya dibagi 5 atau 8). Artikel ini akan mengupas tuntas apa arti pesthi, bagaimana karakteristik rumah tangganya, serta perbandingannya dengan hasil hitungan lainnya agar Anda mendapatkan pemahaman yang komprehensif.

Apa Itu Pesthi dalam Primbon Jawa?

Dalam kitab Primbon Betaljemur Adammakna yang menjadi rujukan banyak masyarakat Jawa, pesthi memiliki konotasi yang sangat positif. Jika pasangan mendapatkan hasil hitungan ini, hal tersebut dianggap sebagai pertanda baik (lampu hijau) untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Pesthi artinya kehidupan rumah tangga pasangan tersebut akan berjalan rukun, damai, dan tenteram. Meskipun dalam perjalanan rumah tangganya mungkin akan menghadapi masalah atau perselisihan kecil, hal tersebut tidak akan sampai merusak keutuhan rumah tangga atau berujung pada perceraian. Pasangan yang jatuh pada hitungan pesthi diyakini memang sudah "dipesthikake" atau ditakdirkan berjodoh oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Karakteristik Rumah Tangga Pesthi

Berikut adalah beberapa karakteristik yang diyakini akan dialami oleh pasangan dengan hasil hitungan pesthi:

  • Kekompakan: Pasangan cenderung memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun keluarga.
  • Ketahanan Mental: Mampu menghadapi badai kehidupan dengan tenang. Masalah yang datang justru menguatkan ikatan, bukan memisahkan.
  • Kelanggengan: Memiliki potensi sangat besar untuk langgeng hingga kaken-nini (kakek-nenek) atau sampai maut memisahkan.
  • Keharmonisan: Suasana rumah tangga cenderung adem ayem dan jauh dari konflik besar yang memicu perpisahan.

Cara Menghitung Weton Jodoh (Metode Pembagi 8)

Untuk mengetahui apakah Anda dan pasangan termasuk dalam kategori pesthi, Anda perlu mengetahui neptu kelahiran masing-masing. Hasil pesthi biasanya ditemukan dalam metode perhitungan "Weton Ketemu" dengan pembagi 8. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Hitung Neptu Pria: Jumlahkan nilai hari (Senin-Minggu) dan pasaran (Legi-Pahing) calon mempelai pria.
  2. Hitung Neptu Wanita: Lakukan hal yang sama untuk calon mempelai wanita.
  3. Jumlahkan Keduanya: Tambahkan neptu pria dan neptu wanita.
  4. Bagi dengan Angka 8: Hasil penjumlahan tersebut dibagi 8, dan lihat sisa angkanya.

Rumusnya adalah: (Neptu Pria + Neptu Wanita) : 8 = Sisa ?

Jika hasil pembagian tersebut bersisa 8 (atau habis dibagi/sisa 0 yang dianggap genap sebagai 8), maka pasangan tersebut jatuh pada kategori Pesthi. Contoh pasangan yang menghasilkan hitungan pesthi adalah jika jumlah neptu keduanya 32 (32 dibagi 8 habis/sisa 0) atau jumlah neptu 24.

Perbandingan Pesthi dengan Hasil Hitungan Lainnya

Agar lebih memahami posisi pesthi yang istimewa, kita perlu melihatnya secara komparatif dengan hasil hitungan weton jodoh lainnya dalam metode pembagi 8. Berikut adalah urutan dan maknanya:

1. Pegat (Sisa 1)

Kebalikan dari pesthi, pegat mengindikasikan kemungkinan masalah, mulai dari ekonomi hingga perselingkuhan, yang bisa berujung pada perceraian.

2. Ratu (Sisa 2)

Pasangan ini dianggap sangat ideal. Mereka akan dihargai dan disegani oleh lingkungan sekitar, serta memiliki kedudukan yang baik dalam masyarakat.

3. Jodoh (Sisa 3)

Sesuai namanya, pasangan ini memang cocok satu sama lain. Mereka bisa saling menerima kelebihan dan kekurangan, serta rukun hingga tua.

4. Topo (Sisa 4)

Pasangan ini diprediksi akan mengalami kesulitan di awal pernikahan (susah dulu), namun akan meraih kebahagiaan dan kesuksesan di kemudian hari setelah berjuang bersama.

5. Tinari (Sisa 5)

Hasil ini melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan rezeki. Pasangan Tinari sering kali mendapatkan kemudahan dalam mencari sandang pangan.

6. Padu (Sisa 6)

Pasangan ini diprediksi akan sering bertengkar (padu) karena hal-hal sepele. Meski sering ribut, biasanya tidak sampai pada perceraian.

7. Sujanan (Sisa 7)

Ini adalah kategori yang cukup diwaspadai selain pegat. Sujanan mengindikasikan adanya ancaman pertengkaran besar yang sering kali dipicu oleh rasa cemburu atau perselingkuhan.

8. Pesthi (Sisa 8)

Seperti yang telah dijelaskan, pesthi artinya kerukunan, kedamaian, dan takdir jodoh yang kuat. Ini adalah penutup siklus perhitungan yang bermakna sangat positif.

Menyikapi Hasil Perhitungan Weton

Meskipun hasil hitungan pesthi memberikan angin segar dan harapan positif, penting untuk diingat bahwa Primbon Jawa adalah sebuah bentuk kearifan lokal (local wisdom) yang berfungsi sebagai tuntunan dan kehati-hatian, bukan penentu mutlak takdir Tuhan.

Bagi Anda yang mendapatkan hasil pesthi, jadikan ini sebagai doa dan motivasi untuk terus menjaga keharmonisan. Jangan terlena dan menganggap remeh masalah karena merasa sudah "dijamin" oleh weton. Sebaliknya, jika hasil hitungan kurang baik, hal itu menjadi peringatan agar lebih waspada dan sabar dalam membina rumah tangga.

Pada akhirnya, keutuhan sebuah pernikahan sangat bergantung pada komitmen, komunikasi, dan doa kedua belah pihak kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memahami bahwa pesthi artinya adalah kepastian jodoh yang baik, hendaknya disyukuri dengan cara merawat hubungan tersebut sebaik mungkin.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya