Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Keutamaan Dzikir La Ilaha Illallah Al Malikul Haqqul Mubin

Reynaldi Andrian Pamungkas
31/12/2025 18:10
Keutamaan Dzikir La Ilaha Illallah Al Malikul Haqqul Mubin
Berikut tulisan arab la ilaha illallah al malikul haqqul mubin(Freepik)

DALAM khazanah amalan Islam, terdapat banyak kalimat thayyibah yang memiliki keutamaan luar biasa jika diamalkan secara istiqamah, salah satunya adalah kalimat la ilaha illallah al malikul haqqul mubin.

Kalimat dzikir ini sangat populer di kalangan umat Muslim karena sering dikaitkan dengan pembuka pintu rezeki, perlindungan dari kefakiran, serta menjadi teman penerang di alam kubur. Bahkan, kalimat mulia ini tertulis pada pintu Ka'bah (Bab al-Ka'bah) di Masjidil Haram, Mekkah, yang menandakan betapa agungnya makna yang terkandung di dalamnya.

Secara bahasa, kalimat ini merupakan pengakuan tauhid yang digabungkan dengan asmaul husna (nama-nama indah Allah). Mengamalkannya tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menanamkan keyakinan mendalam bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Raja, Kebenaran yang Hakiki, dan Yang Maha Menjelaskan segala sesuatu.

Tulisan Arab dan Artinya

Bagi Anda yang ingin mengamalkan dzikir ini, sangat penting untuk mengetahui lafal Arab yang benar agar maknanya tidak bergeser. Berikut adalah tulisan Arab dari kalimat tersebut beserta artinya:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ

Latin: La ilaha illallah al-malikul haqqul mubin.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan yang Maha Raja, Maha Benar, lagi Maha Nyata (Menjelaskan)."

Kalimat ini terdiri dari dua bagian utama. Pertama, kalimat tahlil (La ilaha illallah) yang merupakan pondasi keimanan. Kedua, tiga sifat Allah yakni Al-Malik (Maha Raja/Penguasa), Al-Haqq (Maha Benar), dan Al-Mubin (Maha Nyata/Menjelaskan).

Keutamaan Mengamalkan Dzikir Ini

Para ulama dan ahli hikmah banyak menganjurkan membaca dzikir ini, khususnya sebanyak 100 kali setiap hari. Berdasarkan riwayat hadis dan atsar para sahabat, berikut adalah beberapa keutamaan dahsyat dari mengamalkan la ilaha illallah al malikul haqqul mubin:

1. Menjadi Pembuka Pintu Rezeki dan Menghapus Kefakiran

Salah satu manfaat paling masyhur dari dzikir ini adalah sebagai wasilah untuk menarik rezeki dan menjauhkan diri dari kemiskinan. Rezeki di sini tidak hanya dimaknai sebagai harta benda, tetapi juga kecukupan hati (qanaah) dan keberkahan hidup. Barangsiapa yang mendawamkannya, Allah SWT akan memberikan jalan keluar dari kesulitan ekonomi yang dihadapinya.

2. Pelindung dari Siksa Kubur

Alam kubur adalah persinggahan pertama menuju akhirat yang penuh dengan ketidakpastian bagi manusia. Mengamalkan dzikir ini dipercaya dapat menjadi munis (teman penghibur) bagi pembacanya saat berada di dalam kesepian liang lahat, serta menjaganya dari fitnah dan siksa kubur.

3. Mengetuk Pintu Surga

Kalimat tauhid adalah kunci surga. Dengan tambahan sifat-sifat Allah yang agung (Al Malik, Al Haqq, Al Mubin), amalan ini menjadi wasilah bagi seorang hamba untuk mengetuk pintu surga dan mendapatkan ridha Allah SWT di hari perhitungan kelak.

Landasan Dalil dan Referensi Al-Qur'an

Meskipun kalimat ini populer sebagai rangkaian dzikir dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al-Khatib Al-Baghdadi dari Imam Malik, yang bersumber dari sahabat Ali bin Abi Thalib RA, sebagian ulama hadis memberikan catatan mengenai status sanadnya. Namun, dalam konteks Fadail Amal (keutamaan amal), dzikir ini sangat dianjurkan oleh para ulama salaf dan khalaf.

Secara tekstual, potongan nama-nama Allah dalam dzikir ini terdapat di dalam Al-Qur'an. Hal ini memperkuat bahwa makna yang terkandung di dalamnya adalah haq (benar).

Berikut adalah kutipan ayat yang memuat sifat Allah tersebut dalam Surat Al-Mu'minun ayat 116:

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

"Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia." (QS. Al-Mu'minun: 116)

Dan dalam Surat An-Nur ayat 25:

يَوْمَىِٕذٍ يُّوَفِّيْهِمُ اللّٰهُ دِيْنَهُمُ الْحَقَّ وَيَعْلَمُوْنَ اَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِيْنُ

"Pada hari itu Allah menyempurnakan balasan yang sebenarnya bagi mereka, dan mereka akan mengetahui bahwa Allah Mahabenar, Maha Menjelaskan." (QS. An-Nur: 25)

Cara Mengamalkan

Untuk mendapatkan keberkahan maksimal, para ulama menyarankan agar dzikir ini dibaca secara rutin (istiqamah). Waktu yang paling disarankan adalah:

  1. Membaca 100 kali setiap hari. Bisa dilakukan di pagi hari setelah shalat Subuh atau di sore hari.
  2. Dibaca setelah shalat fardhu, khususnya setelah shalat Dzuhur menurut sebagian riwayat tradisi ulama.
  3. Dibaca dengan menghadirkan hati, merenungi bahwa Allah adalah Raja yang Sebenarnya yang menjamin rezeki seluruh makhluk.

Semoga dengan merutinkan bacaan la ilaha illallah al malikul haqqul mubin, kita semua mendapatkan perlindungan dari kefakiran, ketenangan hati, dan keselamatan di dunia maupun akhirat. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya