Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kumpulan Doa agar Nilai Ujian 100, Arab, Latin dan Artinya

Reynaldi Andrian Pamungkas
29/12/2025 18:25
Kumpulan Doa agar Nilai Ujian 100, Arab, Latin dan Artinya
Berikut doa agar nilai ujian 100(freepik)

MENGHADAPI masa Penilaian Tengah Semester (PTS), Penilaian Akhir Semester (PAS), maupun Ujian Nasional adalah momen krusial bagi setiap pelajar. Persiapan materi yang matang tentu menjadi kewajiban utama. Namun, bagi seorang mukmin, usaha fisik harus disempurnakan dengan usaha batin. Banyak siswa dan orang tua yang mencari doa agar nilai ujian 100 sebagai bentuk sandaran diri kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan, ketenangan, dan hasil yang maksimal.

Mendapatkan nilai sempurna bukan hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga ketenangan hati saat mengerjakan soal. Doa berfungsi menenangkan jiwa, menghilangkan kecemasan (anxiety), dan memohon keberkahan atas ilmu yang telah dipelajari. Berikut ini adalah rangkuman lengkap doa-doa yang dapat diamalkan, bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis, untuk membantu Anda meraih kesuksesan dalam ujian.

Kumpulan Doa Agar Dimudahkan dan Mendapat Nilai Sempurna

1. Doa Memohon Tambahan Ilmu dan Pemahaman

Sebelum berharap bisa menjawab soal dengan benar, fondasi utamanya adalah pemahaman ilmu yang kuat. Doa ini dianjurkan dibaca saat proses belajar maupun sesaat sebelum ujian dimulai. Doa ini diambil dari potongan ayat dalam Surat Taha.

رَّبِّ زِدْنِى عِلْمًا

Robbi zidni 'ilman.

Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan." (QS. Taha: 114)

2. Doa Nabi Musa AS untuk Kelancaran (Melapangkan Dada)

Seringkali materi sudah dipelajari, namun rasa gugup membuat segalanya menjadi buyar (blank). Doa yang dipanjatkan Nabi Musa AS ini sangat ampuh untuk menenangkan hati yang bergemuruh dan melancarkan segala urusan, termasuk saat mengerjakan soal-soal sulit. Doa ini juga terdapat dalam Surat Taha ayat 25-28.

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّن لِّسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Robbisrohli sodri, wayassirli amri, wahlul 'uqdatam millisaani, yafqohu qouli.

Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku."

3. Doa Agar Dimudahkan Mengerjakan Soal Sulit

Ketika Anda menemukan soal yang dirasa sangat rumit dan membingungkan, dianjurkan membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berikut ini agar Allah memberikan jalan keluar dari kesulitan tersebut:

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Allahumma laa sahla illa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahlaa.

Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah." (HR. Ibnu Hibban)

4. Doa Agar Tidak Lupa Saat Ujian

Salah satu kendala terbesar saat ujian adalah lupa materi yang sudah dihafal. Untuk menjaga ingatan, Anda bisa membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَوْدِعُكَ مَا عَلَّمْتَنِيهِ فَرْدُدْهُ إِلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِي إِلَيْهِ وَلَا تُنْسِنِيهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Allahumma innii astaudi'uka maa 'allamtanihi fardudhu ilayya 'inda haajatii ilaihi wa laa tunsiniihi yaa rabbal 'aalamiin.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah ia kepadaku ketika aku membutuhkannya. Dan janganlah Engkau buat aku melupakannya, wahai Tuhan semesta alam."

5. Doa Memohon Pertolongan (Doa Nabi Yunus)

Dalam kondisi terdesak atau merasa putus asa dengan tingkat kesulitan soal, perbanyaklah membaca doa Nabi Yunus. Doa ini adalah bentuk pengakuan kelemahan diri dan keagungan Allah. Doa ini diabadikan dalam Surat Al-Anbiya ayat 87.

لَّآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّٰلِمِينَ

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minaz zholimiin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."

Adab dan Amalan Pendukung Agar Doa Terkabul

Membaca doa agar nilai ujian 100 saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan adab dan amalan yang baik. Agar doa Anda menembus langit dan dikabulkan oleh Allah SWT, perhatikan hal-hal berikut:

  • Dalam Keadaan Suci: Usahakan selalu menjaga wudu saat belajar maupun saat berangkat ke ruang ujian. Kesucian fisik mencerminkan kesiapan hati menerima ilmu.
  • Salat Hajat: Lakukan salat sunah Hajat dua rakaat di malam hari atau sebelum berangkat ujian, memohon khusus agar diberikan hasil terbaik.
  • Meminta Restu Orang Tua: Ridho Allah terletak pada ridho orang tua. Sebelum berangkat, cium tangan ayah dan ibu serta mintalah doa tulus dari mereka.
  • Bersedekah: Sedekah dapat menolak bala dan kesulitan. Sisihkan sebagian uang jajan untuk bersedekah di pagi hari sebelum ujian.
  • Jujur: Nilai 100 tidak akan berkah jika didapatkan dengan cara menyontek. Allah Maha Melihat, dan keberkahan ilmu jauh lebih penting daripada sekadar angka.

Strategi Belajar Efektif (Ikhtiar Bumi)

Selain aspek spiritual, target nilai sempurna harus didukung dengan strategi belajar yang cerdas. Berikut tips yang bisa Anda terapkan:

  1. Pahami Konsep, Bukan Menghafal Mati: Soal-soal ujian saat ini seringkali berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang menuntut pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan teks.
  2. Latihan Soal (Try Out): Semakin sering Anda berlatih mengerjakan soal tahun-tahun sebelumnya, semakin terbiasa otak Anda dengan pola pertanyaan yang muncul.
  3. Manajemen Waktu: Saat ujian berlangsung, kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu. Jangan terpaku pada satu soal sulit yang menghabiskan waktu.
  4. Istirahat Cukup: Otak membutuhkan tidur untuk mengonsolidasikan memori. Begadang semalam suntuk (SKS) justru menurunkan fungsi kognitif saat hari H.

Dengan menggabungkan kekuatan doa, restu orang tua, dan belajar yang tekun, Insya Allah impian mendapatkan nilai sempurna dapat terwujud. Ingatlah bahwa hasil akhir adalah hak prerogatif Allah SWT, namun kewajiban kita adalah berusaha semaksimal mungkin. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya