Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam khazanah budaya dan tradisi masyarakat Jawa, sistem penanggalan weton masih menjadi rujukan penting untuk mengenali karakter dasar, potensi rezeki, hingga kecocokan pasangan seseorang. Salah satu weton yang memiliki reputasi cukup unik dan sering dianggap keramat adalah weton Selasa Kliwon. Pemilik kelahiran ini sering dikaitkan dengan istilah Anggoro Kasih, sebuah julukan yang menyiratkan kasih sayang namun juga menyimpan aura mistis yang kuat. Memahami weton ini tidak hanya sekadar melihat angka neptu, tetapi juga menyelami filosofi Aras Tuding yang menaunginya.
Secara umum, orang yang lahir pada Selasa Kliwon dikenal memiliki kepribadian yang kompleks. Mereka bisa menjadi sosok yang sangat ramah dan memikat hati, namun di sisi lain memiliki ketegasan dan prinsip yang keras. Artikel ini akan mengupas tuntas segala aspek mengenai kelahiran Selasa Kliwon, mulai dari perhitungan neptu, watak, karier, hingga ramalan jodoh berdasarkan kitab Primbon Jawa kuno.
Langkah pertama untuk memahami karakteristik seseorang dalam Primbon Jawa adalah dengan menghitung jumlah neptunya. Untuk weton Selasa Kliwon, perhitungannya didasarkan pada penggabungan nilai hari dan nilai pasaran:
Dengan demikian, jumlah neptu dari Selasa Kliwon adalah 11. Angka 11 ini tergolong sedang, tidak terlalu besar namun juga tidak kecil. Jumlah neptu inilah yang nantinya menjadi dasar perhitungan untuk menentukan kecocokan jodoh, arah rezeki, dan keberuntungan seseorang.
Pemilik weton dengan neptu 11 ini berada di bawah naungan watak Aras Tuding. Dalam istilah Jawa, Aras Tuding bermakna bahwa orang tersebut sering kali ditunjuk dalam berbagai hal, atau dalam konotasi negatif, sering menjadi sasaran tuduhan meskipun mereka tidak bersalah. Namun, hal ini juga membentuk mental mereka menjadi pribadi yang tangguh dan berani.
Berikut adalah rincian sifat positif dan negatif dari kelahiran Selasa Kliwon:
Berdasarkan watak yang dimilikinya, orang dengan weton Selasa Kliwon sangat cocok bekerja di bidang yang membutuhkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan. Sifat mereka yang pandai berbicara menjadikan mereka kandidat yang tepat untuk profesi seperti:
Sebaliknya, mereka mungkin akan merasa kesulitan jika bekerja sebagai bawahan yang tidak memiliki ruang untuk berekspresi, karena sifat dasar mereka yang tidak suka diperintah dengan keras. Menjadi pemimpin atau bekerja mandiri adalah jalan terbaik bagi mereka untuk mencapai kesuksesan finansial.
Dalam urusan asmara, neptu 11 (Selasa Kliwon) akan sangat harmonis jika bertemu dengan seseorang yang memiliki jumlah neptu 8, 13, atau 18. Pertemuan neptu ini dipercaya akan membawa kebahagiaan, kesejahteraan, dan kelanggengan dalam rumah tangga.
Berikut adalah daftar weton yang cocok menjadi pasangan Selasa Kliwon:
Jika berjodoh dengan salah satu dari weton di atas, kehidupan rumah tangga diprediksi akan saling melengkapi. Sifat Selasa Kliwon yang keras bisa diredam oleh pasangannya, begitu pula sebaliknya. Namun, jika tidak mendapatkan pasangan dengan neptu tersebut, bukan berarti tidak bisa bahagia, hanya saja mungkin diperlukan usaha lebih besar untuk menyelaraskan perbedaan karakter.
Satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika membahas weton Selasa Kliwon adalah julukannya sebagai hari Anggoro Kasih. Dalam kepercayaan Kejawen, hari Selasa Kliwon dianggap sebagai hari yang sangat sakral. Malam Selasa Kliwon sering dimanfaatkan oleh masyarakat Jawa untuk melakukan tirakat, prihatin, atau membersihkan pusaka.
Keistimewaan ini membuat pemilik weton Selasa Kliwon dipercaya memiliki wadah spiritual yang besar. Jika mereka mau mengasah kepekaan batinnya, mereka bisa memiliki intuisi yang tajam dan kemampuan supranatural yang mumpuni. Aura mistis yang menyelimuti mereka juga sering kali membuat orang lain merasa segan dan hormat.
Demikianlah ulasan mendalam mengenai Selasa Kliwon. Meskipun prediksi Primbon Jawa memberikan gambaran mengenai watak dan nasib, segala sesuatunya tetap kembali kepada usaha, doa, dan kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Jadikan pengetahuan budaya ini sebagai motivasi untuk memperbaiki diri dan melestarikan kearifan lokal Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved