Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

11 Dzikir setelah Sholat Tahajud Paling Mustajab Arab, Latin dan Artinya Lengkap & Shahih

 Gana Buana
08/12/2025 23:59
11 Dzikir setelah Sholat Tahajud Paling Mustajab Arab, Latin dan Artinya Lengkap & Shahih
Dzikir setelah Sholat Tahajud Paling Mustajab(Freepik)

Sholat tahajud adalah sholat malam paling utama setelah sholat fardhu. Waktu setelah menunaikan tahajud adalah saat yang sangat mustajab untuk berdoa dan berdzikir. Berikut ini dzikir setelah sholat tahajud yang paling sering diamalkan para ulama dan salehin, lengkap dengan teks Arab, latin, serta terjemahan bahasa Indonesia yang mudah dipahami.

Mengapa Dzikir Setelah Sholat Tahajud Sangat Mustajab?

Di sepertiga malam terakhir, Allah turun ke langit dunia dan berfirman (artinya):
"Adakah orang yang memohon ampun, Aku mengampuninya? Adakah orang yang meminta, Aku memberinya?"
(HR. Bukhari no. 1145 dan Muslim no. 758)

Dzikir Setelah Sholat Tahajud Paling Mustajab (Urut & Bernomor)

1. Istighfar 100 kali

Arab:

أَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin:
Astaghfirullaahal 'adziim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi

Artinya:
"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."
(HR. Bukhari dan Muslim)

2. Shalawat Ibrahimiyah 100 kali

Arab:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Latin:
Allahumma sholli 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa shollaita 'alaa ibroohiima wa 'alaa aali ibroohiima innaka hamiidun majiid. Allahumma baarik 'alaa muhammad wa 'alaa aali muhammad kamaa baarakta 'alaa ibroohiima wa 'alaa aali ibroohiima innaka hamiidun majiid

Artinya:
"Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau limpahkan rahmat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau berkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
(HR. Bukhari no. 3370)

3. Subhanallah walhamdulillah wallahu akbar (33 x masing-masing)

Arab:

سُبْحَانَ اللَّهِ │ الْحَمْدُ لِلَّهِ │ اللَّهُ أَكْبَرُ

Latin:
Subhanallah - Alhamdulillah - Allahu Akbar (masing-masing 33 kali)

Artinya:
"Maha Suci Allah - Segala puji bagi Allah - Allah Maha Besar"
(HR. Muslim no. 595)

4. Laa ilaha illallah wahdahu laa syariika lah… (10 kali)

Arab:

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin:
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir

Artinya:
"Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
(HR. Bukhari no. 3293)

5. Ayat Kursi (1 kali)

Arab:

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Latin:
Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu, laa ta'khudzuhu sinatun wa laa nawm, lahu maa fis samaawaati wa maa fil ardhi, man dzalladzii yasyfa'u 'indahu illaa bi idznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bi syai'im min 'ilmihi illaa bimaa syaa', wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardhi, wa laa ya'uuduhu hifzhuhumaa, wa huwal 'aliyyul 'azhiim

Artinya:
"Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus (segala sesuatu). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa seizin-Nya? Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui sesuatu pun dari ilmu-Nya kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan memelihara keduanya tidak memberatkan bagi-Nya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Agung."
(QS. Al-Baqarah: 255)

6. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas (masing-masing 3 kali)

A. Surat Al-Ikhlas (3 kali)

Arab:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ۝ اللَّهُ الصَّمَدُ ۝ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ۝ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Latin:
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul huwallaahu ahad. Allaahush shamad. Lam yalid wa lam yuulad. Wa lam yakun lahuu kufuwan ahad

Artinya:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Dia Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (Allah) yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia."
(QS. Al-Ikhlas: 1-4)

B. Surat Al-Falaq (3 kali)

Arab:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ۝ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ۝ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ ۝ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ ۝ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

Latin:
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul a'uuzu birabbil falaq. Min syarril maa khalaq. Wa min syarril ghaasiqil izaa waqab. Wa min syarrin naffaathaati fil 'uqad. Wa min syarril haasidil izaa hasad

Artinya:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu fajar, dari kejahatan ciptaan-Nya, dari kejahatan malam apabila datang gelap, dari kejahatan penyihir yang meniup pada buhul-buhul sulap, dan dari kejahatan penutup iri hati ketika ia iri hati."
(QS. Al-Falaq: 1-5)

C. Surat An-Naas (3 kali)

Arab:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۝ مَلِكِ النَّاسِ ۝ إِلَٰهِ النَّاسِ ۝ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ۝ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ۝ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Latin:
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul a'uuzu birabbin naas. Malikin naas. Ilahin naas. Min syarril waswaasil khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas. Minal jinnati wan naas

Artinya:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yaitu yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada orang-orang, dari (golongan) jin dan manusia."
(QS. An-Naas: 1-6)

7. Doa perlindungan (3 kali)

Arab:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Latin:
A'uuzu billaahi minasy syaithaaniir rajiim

Artinya:
"Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk."

8. Tasbih Fatimi (setelah tahajud sunnah)

Arab:

سُبْحَانَ اللَّهِ (33x) │ الْحَمْدُ لِلَّهِ (33x) │ اللَّهُ أَكْبَرُ (34x)

Latin:
Subhanallah (33 kali) - Alhamdulillah (33 kali) - Allahu Akbar (34 kali)

Artinya:
"Maha Suci Allah (33x) - Segala puji bagi Allah (33x) - Allah Maha Besar (34x)"
(HR. Muslim no. 597)

9. Sayyidul Istighfar (1 kali)

Arab:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَىٰ عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Latin:
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatho'tu, a'uuzu bika min syarri maa shana'tu, abuu'u laka bini'matika 'alayya, wa abuu'u bidzunubii faghfir lii fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta

Artinya:
"Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha menepati perjanjian dan janji-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."
(HR. Bukhari no. 6306)

10. Doa sapu jagat

Arab:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar

Artinya:
"Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka."
(QS. Al-Baqarah: 201)

11. Munajat & doa pribadi dengan suara lirih

Setelah semua dzikir selesai, angkat tangan dan berdoalah dengan penuh khusyuk memohon apa saja yang diinginkan. Inilah waktu paling mustajab untuk doa pribadi, sebagaimana sabda Nabi SAW: "Doa adalah senjata orang mukmin" (HR. Abu Dawud no. 1538).

Penutup

Mengamalkan dzikir setelah sholat tahajud secara rutin akan membuka pintu-pintu keberkahan, memudahkan terkabulnya doa, dan membersihkan hati. Mulailah dari yang ringan, yang penting istiqamah. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk istiqamah dalam amalan malam ini. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya