Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Rumus Deret Aritmatika: Pengertian, Cara Menghitung, dan Contoh Soal

Thalatie K Yani
04/12/2025 07:14
Rumus Deret Aritmatika: Pengertian, Cara Menghitung, dan Contoh Soal
Ilustrasi(freepik)

Memahami Konsep Dasar Matematika

Matematika sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang menantang, namun memahami konsep dasarnya dapat mempermudah penyelesaian masalah. Salah satu materi fundamental yang sering muncul dalam ujian sekolah maupun tes masuk perguruan tinggi adalah rumus deret aritmatika. Materi ini tidak hanya berkaitan dengan angka-angka abstrak, tetapi juga memiliki relevansi dalam perhitungan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung tabungan, pertumbuhan populasi, hingga estimasi keuntungan usaha.

Sebelum masuk ke dalam perhitungan yang kompleks, penting bagi kita untuk membedakan antara barisan dan deret. Kekeliruan dalam memahami kedua istilah ini sering kali menjadi penyebab utama kesalahan dalam menjawab soal. Artikel ini akan mengupas tuntas pengertian, rumus, hingga langkah-langkah penyelesaian soal deret aritmatika secara komprehensif.

Perbedaan Barisan dan Deret Aritmatika

Dalam ilmu matematika, istilah "barisan" dan "deret" memiliki makna yang berbeda meskipun saling berkaitan erat. Memahami perbedaan ini adalah kunci sebelum menerapkan rumus.

1. Barisan Aritmatika

Barisan aritmatika adalah susunan bilangan yang memiliki pola tetap, di mana selisih antara satu bilangan dengan bilangan setelahnya selalu sama. Selisih ini disebut dengan beda (b).

Contoh barisan: 2, 5, 8, 11, 14, ...
Pada contoh di atas, selisih antar angka adalah 3. Ini adalah barisan.

2. Deret Aritmatika

Sementara itu, deret aritmatika adalah jumlah dari suku-suku yang ada pada barisan aritmatika. Jika barisan hanya mendaftar angkanya, deret menjumlahkan angka-angka tersebut.

Contoh deret: 2 + 5 + 8 + 11 + 14 + ...
Jadi, ketika Anda diminta mencari "jumlah 10 suku pertama", maka Anda sedang mengerjakan soal deret aritmatika.

Rumus Deret Aritmatika Lengkap

Untuk menyelesaikan soal-soal matematika terkait topik ini, Anda perlu menghafal dan memahami dua rumus utama. Rumus pertama digunakan untuk mencari suku ke-n ($U_n$), dan rumus kedua digunakan untuk mencari jumlah n suku pertama ($S_n$).

1. Rumus Mencari Suku ke-n ($U_n$)

Sebelum menghitung jumlah total (deret), seringkali kita perlu mengetahui nilai suku terakhir atau suku tertentu. Rumusnya adalah:

Un = a + (n - 1)b

Keterangan:

  • Un: Suku ke-n (suku yang dicari).
  • a: Suku pertama ($U_1$).
  • n: Banyaknya suku.
  • b: Beda atau selisih antar suku ($U_2 - U_1$).

2. Rumus Jumlah n Suku Pertama ($S_n$)

Inilah rumus deret aritmatika yang utama. Ada dua variasi rumus yang bisa digunakan tergantung apa yang diketahui dalam soal.

Variasi 1 (Jika suku terakhir / $U_n$ diketahui):

Sn = n/2 (a + Un)

Variasi 2 (Jika suku terakhir tidak diketahui, namun beda diketahui):

Sn = n/2 {2a + (n - 1)b}

Keterangan:

  • Sn: Jumlah n suku pertama.
  • n: Banyaknya suku.
  • a: Suku pertama.
  • b: Beda antar suku.

Langkah-Langkah Mengerjakan Soal Deret Aritmatika

Agar tidak bingung saat menghadapi soal cerita atau soal hitungan, ikuti langkah sistematis berikut ini:

  1. Identifikasi Variabel: Tentukan mana yang merupakan suku pertama ($a$), berapa bedanya ($b$), dan berapa banyak suku ($n$) yang diminta.
  2. Tentukan Jenis Pertanyaan: Apakah soal meminta nilai suku tertentu ($U_n$) atau jumlah total ($S_n$)?
  3. Pilih Rumus yang Tepat: Gunakan rumus $U_n$ untuk mencari posisi angka, dan rumus $S_n$ untuk mencari total penjumlahan.
  4. Substitusi dan Hitung: Masukkan angka ke dalam rumus dan hitung dengan teliti. Perhatikan tanda positif dan negatif.

Contoh Soal dan Pembahasan

Untuk memperdalam pemahaman Anda mengenai rumus deret aritmatika, berikut adalah beberapa contoh soal beserta pembahasannya.

Contoh Soal 1: Perhitungan Dasar

Diketahui sebuah deret aritmatika: 3 + 7 + 11 + 15 + ... . Hitunglah jumlah 20 suku pertama dari deret tersebut!

Pembahasan:

Diketahui:
a (suku pertama) = 3
b (beda) = 7 - 3 = 4
n (banyak suku) = 20

Ditanya: $S_{20}$?

Jawab:
Karena $U_n$ (suku terakhir) belum diketahui, kita gunakan rumus variasi kedua:
$S_n = n/2 \{2a + (n - 1)b\}$
$S_{20} = 20/2 \{2(3) + (20 - 1)4\}$
$S_{20} = 10 \{6 + (19)4\}$
$S_{20} = 10 \{6 + 76\}$
$S_{20} = 10 \{82\}$
$S_{20} = 820$

Jadi, jumlah 20 suku pertama adalah 820.

Contoh Soal 2: Soal Cerita

Seorang pegawai menerima gaji tahun pertama sebesar Rp3.000.000 per bulan. Setiap tahun, gaji tersebut naik sebesar Rp500.000. Berapakah jumlah total gaji yang diterima pegawai tersebut selama 10 tahun bekerja?

Pembahasan:

Diketahui:
a = 3.000.000
b = 500.000
n = 10

Ditanya: Total gaji selama 10 tahun ($S_{10}$)?

Jawab:
Gunakan rumus $S_n$:
$S_{10} = 10/2 \{2(3.000.000) + (10 - 1)500.000\}$
$S_{10} = 5 \{6.000.000 + (9 \times 500.000)\}$
$S_{10} = 5 \{6.000.000 + 4.500.000\}$
$S_{10} = 5 \{10.500.000\}$
$S_{10} = 52.500.000$

Jadi, total gaji yang diterima selama 10 tahun adalah Rp52.500.000 (Perhitungan ini mengasumsikan kenaikan gaji dihitung per tahun dan dijumlahkan sebagai total pendapatan tahunan dasar, disederhanakan untuk contoh deret).

Tips Menguasai Materi Deret

Kunci utama dalam menguasai materi ini adalah ketelitian dalam menentukan nilai "beda" ($b$). Seringkali siswa salah menghitung jika deret tersebut berupa angka negatif atau desimal. Selalu ingat bahwa $b = U_2 - U_1$. Jika hasilnya negatif, pastikan tanda minus tersebut tetap diikutsertakan dalam perhitungan rumus.

Dengan memahami konsep dasar dan rutin berlatih menggunakan variasi soal, penggunaan rumus deret aritmatika akan menjadi lebih mudah dan intuitif. Materi ini merupakan pondasi penting untuk mempelajari tingkat matematika lanjut seperti kalkulus dan statistika.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya