Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Kerajaan Tarumanegara (abad ke-4–7 M) merupakan salah satu kerajaan tertua di Nusantara. Keberadaannya banyak diketahui melalui prasasti kerajaan Tarumanegara yang ditulis dalam huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Hingga saat ini, ada tujuh prasasti yang berhasil ditemukan dan menjadi sumber sejarah utama kerajaan ini.
Berikut ini daftar lengkap 7 prasasti Kerajaan Tarumanegara beserta isi dan lokasi penemuannya.
Prasasti Tugu adalah prasasti terpanjang dan paling informatif. Ditemukan di Kelurahan Tugu, Cilincing, Jakarta Utara. Prasasti ini menceritakan penggalian Sungai Gomati dan Candrabhaga (kini Kali Cakung dan Kali Bekasi) sepanjang 6.112 tumbak (sekitar 11 km) oleh Rajadirajaguru atas perintah Raja Purnawarman hanya dalam 21 hari.
Ditemukan di Kampung Muara Hilir, Cibungbulang, Bogor. Prasasti Kebon Kopi berisi gambar telapak kaki gajah yang disamakan dengan telapak kaki gajah Airawata milik Dewa Wisnu. Ada tulisan singkat yang artinya “Ini telapak kaki gajah yang mulia seperti Airawata milik Purnawarman”.
Terletak di tepi Sungai Ciaruteun, Cibungbulang, Bogor. Prasasti ini menampilkan gambar telapak kaki Raja Purnawarman dengan lukisan sulur-sulur dan tulisan “Ini telapak kaki Yang Mulia Purnawarman, raja Tarumanegara yang gagah berani”.
Ditemukan di Bukit Koleangkak, Desa Jambu, Nanggung, Bogor. Prasasti ini juga menampilkan sepasang telapak kaki Purnawarman dengan puisi dua baris yang memuji keberanian dan kebijaksanaan sang raja.
Ditemukan di tepi Sungai Cianten, Bogor. Prasasti ini ditulis di atas batu alam besar dan hanya berisi gambar telapak kaki serta lukisan sulur-sulur tanpa tulisan, namun diyakini milik Purnawarman.
Terletak di Leuwiliang, Bogor. Prasasti ini berisi gambar telapak kaki, sulur-sulur, dan beberapa simbol yang belum terbaca sepenuhnya.
Ditemukan di Kampung Muara, Desa Lebak, Pandeglang, Banten. Prasasti ini berisi pujian terhadap Raja Purnawarman: “Ini (tanda) keperkasaan, keberanian, dan keteguhan hati Yang Mulia Purnawarma, raja di negeri Taruma”.
Prasasti-prasasti ini menjadi bukti otentik bahwa pada abad ke-5 sudah berdiri kerajaan besar di Jawa Barat dengan sistem pemerintahan, irigasi, dan agama Hindu yang maju. Nama Raja Purnawarman yang disebut berulang kali menunjukkan masa keemasan Tarumanegara terjadi pada masa pemerintahannya.
Tujuh prasasti Kerajaan Tarumanegara yang berhasil ditemukan hingga kini adalah harta karun sejarah Indonesia. Mereka tidak hanya membuktikan keberadaan kerajaan Hindu tertua di pulau Jawa, tetapi juga menunjukkan tingkat peradaban yang sangat tinggi pada masa itu.
Jika Anda ingin belajar sejarah Indonesia kuno, memahami prasasti-prasasti ini adalah langkah awal yang sangat penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved