Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Sinkronik adalah salah satu cara berpikir dalam ilmu sejarah yang sangat sering digunakan siswa SMP dan SMA. Metode ini memudahkan kita untuk memahami kejadian-kejadian penting yang terjadi dalam satu waktu atau periode yang sama, meskipun tempatnya berbeda.
Sinkronik berasal dari bahasa Yunani “syn” (bersama) dan “chronos” (waktu). Jadi, sinkronik adalah pendekatan sejarah yang memotret peristiwa-peristiwa secara horizontal atau melebar dalam satu kurun waktu tertentu. Berbeda dengan diakronik yang memanjang dari masa ke masa, sinkronik fokus pada “satu frame foto” saja.
Contoh mudah: kita ingin tahu “apa saja yang terjadi di dunia pada tahun 1945?”. Itu pendekatan sinkronik.
| Kelebihan | Kekurangan |
|---|---|
| Mudah memahami kondisi suatu masa secara utuh | Kurang menunjukkan perkembangan dari waktu ke waktu |
| Bisa melihat hubungan antar daerah di satu waktu | Informasinya bisa sangat banyak dan membingungkan |
Kita pelajari semua kejadian di Nusantara pada tahun-tahun itu: Romusha, tiga A, BPUPKI, PETA, kehidupan ekonomi yang sulit, sekaligus perjuangan rakyat di berbagai pulau dalam satu rentang waktu yang sama.
Dalam satu tahun itu terjadi: G30S, pembantaian massal, demonstrasi mahasiswa Tritura, Supersemar, pembubaran PKI, dan pergantian kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. Semua dianalisis dalam kurun waktu yang hampir bersamaan.
Kita bisa melihat secara sinkronik: apa yang terjadi di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, bahkan di luar negeri (reaksi Sekutu dan dunia internasional) pada hari dan bulan yang sama.
| Aspek | Sinkronik | Diakronik |
|---|---|---|
| Waktu | Pendek/sempit | Panjang/memanjang |
| Ruang | Luas | Sempit |
| Bentuk | Horizontal/melebar | Vertikal/memanjang |
| Contoh | Peristiwa tahun 1945 di seluruh dunia | Sejarah Kerajaan Majapahit 1293–1527 |
Sinkronik adalah cara berpikir sejarah yang sangat berguna untuk memahami “potret” suatu masa secara menyeluruh. Dengan pendekatan ini, kita bisa melihat bagaimana berbagai peristiwa saling berkaitan dalam satu kurun waktu, sehingga gambaran sejarah jadi lebih hidup dan lengkap.
Semoga penjelasan ini membantu kamu semakin paham ya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved