Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pernahkah kamu mendengar kalimat seperti "Angin berbisik di telingaku" atau "Bunga-bunga menari di taman"? Kalimat ini terdengar hidup, bukan? Itu karena menggunakan majas personifikasi. Tapi, apa itu majas personifikasi? Artikel ini akan menjelaskan pengertian, ciri-ciri, dan contoh majas personifikasi secara sederhana agar mudah dipahami.
Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat benda tak hidup seolah-olah memiliki sifat, perasaan, atau perilaku seperti manusia. Dengan kata lain, benda mati seperti angin, pohon, atau bunga digambarkan seakan-akan bisa berbicara, berpikir, atau bertindak. Majas ini sering digunakan dalam puisi, cerita, atau iklan untuk membuat tulisan lebih menarik dan hidup.
Misalnya, kalimat "Matahari tersenyum cerah" memberikan gambaran bahwa matahari, yang sebenarnya benda tak hidup, bisa tersenyum seperti manusia. Ini membantu pembaca membayangkan suasana yang ceria.
Agar lebih mudah mengenali majas personifikasi, berikut adalah ciri-cirinya:
Berikut adalah beberapa contoh majas personifikasi yang mudah dipahami:
Majas personifikasi membuat tulisan atau ucapan lebih menarik dan penuh emosi. Bayangkan jika kita hanya menulis "Angin bertiup kencang" dibandingkan "Angin mengamuk di malam yang gelap". Kalimat kedua terasa lebih dramatis dan hidup, bukan? Itulah kekuatan majas personifikasi. Selain itu, majas ini sering digunakan untuk:
Ingin mencoba membuat kalimat dengan majas personifikasi? Berikut langkah sederhananya:
Contoh: Awan-awan berlari di langit biru. Mudah, bukan?
Jadi, apa itu majas personifikasi? Majas personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat benda tak hidup seolah-olah memiliki sifat manusia, seperti berbicara, merasa, atau bertindak. Ciri-cirinya meliputi penggunaan kata kerja atau sifat manusia untuk benda mati, menciptakan imajinasi kuat, dan sering digunakan dalam karya sastra. Contohnya seperti "Bunga menari" atau "Angin berbisik". Dengan majas ini, tulisan menjadi lebih hidup dan menarik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved