Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN kemasan adalah makanan atau minuman yang sudah diproses dan dibungkus dalam wadah tertentu seperti kaleng, botol, plastik, pouch, atau kotak sebelum dijual.
Tujuan kemasan adalah menjaga kesegaran, mempermudah distribusi, dan memperpanjang masa simpan.
Banyak makanan kemasan mengandung gula tambahan berlebih yang dapat meningkatkan risiko kegemukan.
Konsumsi gula dan karbohidrat olahan yang berlebihan bisa membuat kadar gula darah naik drastis.
Makanan kemasan biasanya mengandung natrium tinggi yang dapat memicu tekanan darah tinggi.
Kombinasi tinggi garam, gula, dan lemak trans membuat jantung bekerja lebih keras.
Lemak trans dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan kolesterol jahat.
Beberapa bahan tambahan tertentu berpotensi menyebabkan alergi, gangguan hormon, atau masalah pencernaan.
Makanan kemasan biasanya rendah serat, vitamin, dan mineral sehingga tidak memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Kandungan rendah serat dapat menyebabkan sembelit atau masalah pencernaan lainnya.
Konsumsi nitrat, nitrit, dan senyawa kimia tertentu dalam makanan olahan diduga dapat meningkatkan risiko kanker.
Rasa gurih, manis, dan aditif perasa membuat seseorang sulit berhenti mengonsumsinya.
Gula dan minyak berlebih dapat memicu jerawat, kulit kusam, dan inflamasi.
Kelebihan natrium serta konsumsi bahan kimia tertentu dapat membebani fungsi ginjal dan hati dalam jangka panjang.
Beberapa contoh makanan kemasan yang ada seperti, snack kemasan keripik, biskuit, minuman kemasan susu, jus, teh botol, makanan instan mie instan dan sereal, serta frozen food nugget, bakso, sayuran beku. (Z-4)
Dengan kata lain, makanan kemasan adalah produk siap saji atau siap olah yang dijual dalam bentuk tertutup seperti kaleng, plastik, kotak, atau botol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved