Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Alm dan Almh: Rahasia Doa Hormat untuk Almarhum dalam Islam yang Harus Diketahui Semua Muslim

Thalatie K Yani
13/11/2025 07:00
Alm dan Almh: Rahasia Doa Hormat untuk Almarhum dalam Islam yang Harus Diketahui Semua Muslim
Ilustrasi(MI/Susanto)

Apa Itu Singkatan Alm dan Almh?

Dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan umat Islam di Indonesia, kita sering mendengar atau melihat kata alm dan almh. Kata-kata ini bukan sembarang singkatan, tapi bentuk hormat dan doa untuk orang yang sudah meninggal dunia. Singkatan alm dan almh berasal dari bahasa Arab yang diserap ke dalam bahasa Indonesia. Mereka digunakan untuk menunjukkan rasa sayang dan harapan agar orang tersebut dirahmati Allah SWT.

Mengerti arti alm dan almh penting agar kita bisa menggunakan kata ini dengan benar. Ini bukan hanya soal bahasa, tapi juga soal adab dalam Islam. Mari kita bahas lebih dalam!

Makna Alm dan Almh dalam Islam

Alm adalah singkatan dari almarhum, yang artinya "yang dirahmati Allah". Kata ini khusus digunakan untuk laki-laki Muslim yang telah wafat. Sementara itu, almh adalah singkatan dari almarhumah, yang berarti hal yang sama tapi untuk perempuan Muslim yang telah meninggal.

Dalam Islam, makna alm dan almh lebih dari sekadar menyebut nama. Ini adalah doa agar Allah SWT memberikan rahmat dan ampunan kepada orang tersebut. Seperti yang disebutkan dalam Al-Quran, rahmat Allah sangat luas bagi hamba-Nya yang beriman. Dengan mengucapkan alm dan almh, kita ikut berdoa untuk mereka di akhirat.

Perbedaan Alm dan Almh yang Harus Diperhatikan

Ada perbedaan sederhana tapi penting antara alm dan almh:

  • Alm: Untuk pria. Contoh: Alm. Bapak Ahmad.
  • Almh: Untuk wanita. Contoh: Almh. Ibu Siti.

Jangan sampai salah gunakan, karena ini menunjukkan ketelitian kita dalam menghormati yang telah tiada.

Kapan dan Bagaimana Menggunakan Alm dan Almh?

Penggunaan alm dan almh biasa terlihat di undangan pernikahan, obituari, atau saat berbincang tentang orang tua yang sudah meninggal. Misalnya, di undangan nikah: "Putra dari Alm. Bapak Joko dan Ibu Siti."

Selalu tambahkan titik setelah singkatan, seperti alm. dan almh. Ini sesuai aturan bahasa Indonesia. Gunakan hanya untuk Muslim, karena maknanya adalah doa rahmat dari Allah SWT.

Contoh Penggunaan Alm dan Almh dalam Kalimat Sehari-hari

  1. Alm. Pak Haji Udin dulu suka bercerita tentang perjalanan haji-nya.
  2. Kami merindukan nasihat dari Almh. Ibu Guru Ani.
  3. Dalam doa, katakan: "Ya Allah, rahmatilah Alm. Ayah kami."

Etika Penting Saat Mengucapkan Alm dan Almh

Dalam Islam, ada batasan saat menggunakan alm dan almh. Jangan gunakan untuk non-Muslim; sebut saja "mendiang". Ini karena doa rahmat hanya untuk yang meninggal dalam keimanan. Selalu ucapkan dengan ikhlas, sebagai bentuk sedekah doa untuk mereka.

Ingat, kematian adalah kepastian. Dengan memahami alm dan almh, kita belajar menghargai hidup dan mempersiapkan akhir yang baik.

Kesimpulan: Hormati Almarhum dengan Alm dan Almh

Singkatan alm dan almh adalah cara sederhana tapi penuh makna untuk mengenang orang yang kita cintai. Gunakan dengan benar agar doa kita diterima Allah. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk Anda semua.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya