Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
APAKAH Anda seorang petani atau pelajar yang ingin tahu lebih dalam tentang cuaca di Indonesia? Iklim Oldeman adalah salah satu cara sederhana untuk memahami pola hujan dan kering di daerah kita.
Sistem ini sangat berguna untuk merencanakan tanam padi atau palawija. Dalam artikel ini, kita akan bahas pengertian iklim Oldeman beserta klasifikasi dan penjelasannya dengan mudah dipahami.
Iklim Oldeman adalah klasifikasi iklim yang dibuat oleh seorang ahli bernama Oldeman. Sistem ini fokus pada jumlah bulan basah dan bulan kering yang terjadi berturut-turut dalam setahun. Tujuannya? Untuk membantu petani di Indonesia yang bergantung pada irigasi hujan.
Bayangkan saja, di Indonesia, hujan tidak selalu datang setiap bulan. Ada bulan di mana air deras, tapi ada juga yang kering kerontang. Iklim Oldeman membantu kita hitung berapa bulan basah (hujan banyak) dan bulan kering (hujan sedikit) agar bisa pilih waktu tanam yang tepat. Ini berbeda dengan klasifikasi lain karena lebih memperhatikan kebutuhan air tanaman seperti padi.
Definisi sederhananya: Iklim Oldeman mengklasifikasikan daerah berdasarkan pola hujan bulanan. Data diambil dari curah hujan rata-rata selama 10 tahun atau lebih dari stasiun cuaca terdekat.
Indonesia adalah negara agraris, artinya banyak orang hidup dari bertani. Tanpa irigasi modern, petani harus pintar memanfaatkan hujan alami. Iklim Oldeman membantu:
Sistem ini sudah dipakai luas di Indonesia, meski masih ada diskusi tentang batasannya. Tapi, untuk kebutuhan sehari-hari, ini sangat praktis!
Iklim Oldeman dibagi menjadi 5 tipe utama, dari A sampai E. Pembagian ini berdasarkan jumlah bulan basah berturut-turut. Semakin banyak bulan basah, semakin cocok untuk tanaman yang butuh air banyak.
Sebelum masuk ke tipe, pahami dulu istilah dasarnya:
Klasifikasi lengkapnya ada di tabel di bawah ini. Tipe ditulis seperti "C3", di mana huruf menunjukkan jumlah bulan basah, dan angka jumlah bulan kering berturut-turut.
| Tipe Iklim | Jumlah Bulan Basah Berturut-turut | Deskripsi Singkat | Cocok untuk Tanaman |
|---|---|---|---|
| A | Lebih dari 9 bulan | Sangat basah sepanjang tahun, jarang kering. | Padi dua kali setahun, palawija kapan saja. |
| B | 7-9 bulan | Basah mayoritas tahun, periode kering pendek. | Padi satu atau dua kali, palawija di musim lembab. |
| C | 5-6 bulan | Sedang basah, kering sekitar 3-4 bulan. | Padi satu kali setahun, palawija di bulan basah. |
| D | 4 bulan | Kurang basah, kering lebih panjang. | Padi satu kali, palawija hati-hati di kering. |
| E | Kurang dari 3 bulan | Sangat kering, basah jarang. | Tidak cocok padi, fokus tanaman tahan kering. |
Tipe A punya lebih dari 9 bulan basah berturut-turut. Contoh daerah: Pegunungan tinggi di Papua atau Sumatera. Di sini, hujan hampir setiap bulan, jadi petani bisa tanam padi dua kali setahun tanpa khawatir kekeringan. Palawija seperti jagung juga tumbuh subur kapan saja.
Ada 7-9 bulan basah. Biasa ditemui di pantai barat Sumatera atau Kalimantan. Periode kering hanya 1-2 bulan, jadi masih aman untuk panen ganda. Petani bisa rencanakan tanam di bulan lembab untuk hasil maksimal.
5-6 bulan basah, seperti di Jawa Tengah. Kering sekitar 3-4 bulan. Cocok untuk padi satu kali setahun. Hindari tanam palawija di bulan kering agar tidak layu.
Hanya 4 bulan basah. Umum di Nusa Tenggara. Petani harus pintar pilih varietas padi tahan kering. Palawija lebih baik di musim basah saja.
Kurang dari 3 bulan basah, seperti di timur Indonesia kering. Tidak ideal untuk padi, tapi bagus untuk kacang-kacangan atau sorghum yang tahan panas dan kering.
Untuk tahu tipe iklim Oldeman di tempat Anda, ambil data curah hujan bulanan dari BMKG. Hitung berapa bulan BB, BL, dan BK. Lihat pola berturut-turutnya. Jika bingung, tanya petugas pertanian setempat. Ini akan bantu Anda jadi petani sukses!
Sekarang, dengan paham iklim Oldeman, Anda bisa lebih siap hadapi musim hujan dan kering. (Z-10)
Pelajari pengertian iklim Oldeman, klasifikasi berdasarkan bulan basah dan kering, serta penjelasannya untuk pertanian di Indonesia. Panduan lengkap!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved